6 Contoh Asimilasi dalam Kehidupan Sehari-hari di Masyarakat

Artikel yang membahas seputar sejarah hingga topik sosial lainnya.
·waktu baca 2 menit
Tulisan dari Sejarah dan Sosial tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Asimilasi adalah bentuk pembauran kebudayaan dengan hilangnya ciri khas kebudayaan asli. Salah satu contoh asimilasi dalam kehidupan sehari-hari adalah adanya pernikahan antar etnis berbeda.
Romli dalam Akulturasi dan Asimilasi dalam Konteks Interaksi Antar Etnik memberikan definisi berbeda bahwa asimilasi adalah bentuk perubahan pola kebudayaan guna menyesuaikan diri terhadap lingkungan dan zaman.
Untuk mengetahui informasi lebih lanjut mengenai contoh asimilasi dalam kehidupan sehari-hari, simak selengkapnya di artikel berikut.
Pengertian Asimilasi
Sebelum membahas lebih lanjut mengenai contoh asimilasi dalam kehidupan sehari-hari, sebaiknya cari tahu dulu pengertiannya.
Asimilasi adalah bentuk pembauran kebudayaan yang membuat ciri khas budaya asli menjadi hilang. Hal ini akan melahirkan kebudayaan baru.
Terjadinya asimilasi ini karena masyarakat dari kebudayaan berbeda mencoba berbaur dengan masyarakat budaya lain secara intens dalam waktu lama.
Tanda-tanda terjadinya asimilasi sendiri adalah adanya upaya dari seseorang atau suatu golongan untuk mengurangi perbedaan dan menyatukan tujuan bersama.
Biasanya, asimilasi banyak terjadi di kalangan masyarakat majemuk. Sebab, masyarakat majemuk terdiri dari masyarakat yang berbeda-beda.
Terbentuknya asimilasi juga mempunyai beberapa syarat, yaitu.
Terjadi pergaulan antar individu maupun kelompok secara intensif serta dalam kurun waktu yang lama.
Terdapat beberapa kelompok yang mempunyai kebudayaan berbeda.
Kebudayaan setiap kelompok saling menyesuaikan diri.
Contoh Asimilasi dalam Kehidupan Sehari-hari
Praktik asimilasi dalam kehidupan masyarakat ada beragam. Adapun beberapa contoh asimilasi dalam kehidupan sehari-hari adalah.
Pernikahan antar etnis yang berbeda.
Munculnya musik dangdut. Dangdut adalah perpaduan antara musik tradisional daerah serta musik India.
Kebiasaan menggunakan garpu atau sendok untuk makan pada masyarakat Indonesia. Dahulu, masyarakat Indonesia terbiasa menyantap makanan dengan tangan. Namun, masyarakat Indonesia meniru kebiasaan makan dari bangsa Eropa sehingga menjadi kebiasaan.
Peleburan antara kebudayaan Betawi serta Cina dan melahirkan kebudayaan baru, seperti Tari Leno dan Tari Cokek.
Perubahan gaya berpakaian masyarakat Indonesia yang mengikuti tren Barat maupun K-Pop.
Penggunaan baju koko yang awalnya identik dengan pakaian Cina untuk pria, tetapi kini turut melebur sebagai baju muslim pria.
Demikian sederet informasi berkaitan dengan contoh asimilasi dalam kehidupan sehari-hari. [ENF]
