6 Faktor Proses Sosial beserta Contoh dalam Kehidupan

Artikel yang membahas seputar sejarah hingga topik sosial lainnya.
·waktu baca 2 menit
Tulisan dari Sejarah dan Sosial tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ada beragam faktor yang dapat mempengaruhi proses sosial pada masyarakat. Faktor proses sosial tersebut dapat dengan mudah ditemukan contohnya pada kehidupan sehari-hari.
Sebagai contoh, proses sosial bisa terjadi antarpemain di sebuah tim sepakbola, antara karyawan dan juragan di perusahaan, antara kandidat presiden yang sedang saling berdebat dan lainnya.
Pada artikel ini akan dijelaskan mengenai faktor proses sosial beserta contoh dalam kehidupan.
6 Faktor Proses Sosial
Dikutip dari buku Patologi Sosial karya Paisol Burlian, ada 6 faktor proses sosial sebagai berikut:
1. Imitasi
Imitasi ialah tindakan meniru orang lain. Imitasi cenderung tanpa disadari dilakukan oleh seseorang. Umumnya imitasi yang pertama kali dilakukan oleh mayoritas orang terjadi dalam proses sosialisasi di keluarga.
2. Sugesti
Sugesti ialah pemberian pengaruh pandangan kepada orang lain dengan cara tertentu sehingga dapat mengikuti pandangan/pengaruh tersebut tanpa berpikir panjang.
3. Identifikasi
Identifikasi ialah keinginan seseorang untuk menjadi sama dengan orang lain. Identifikasi berpengaruh lebih mendalam dibanding sugesti dan imitasi karena dilakukan secara sadar.
4. Simpati
Simpati merupakan suatu proses seseorang merasa tertarik pada orang lain.
5. Empati
Empati ialah kemampuan memahami perasaan atau kondisi orang lain hingga seolah-olah ikut merasakannya. Berbeda dengan simpati, empati lebih terlihat secara emosional.
6. Motivasi
Motivasi adalah pengaruh yang diberikan kepada orang lain hingga mau mengikuti pengaruh tersebut.
Contoh Proses Sosial dalam Kehidupan
Berikut contoh dari proses sosial yang dapat ditemukan dalam kehidupan sehatri-hari.
Contoh perilaku imitasi yaitu seorang adik meniru cara bersikap dan kebiasaan kakaknya.
Contoh perilaku identifikasi misalnya seorang mahasiswa berusaha menjadi seperti dosen yang dianggapnya pintar dan patut diidolakan.
Contoh perilaku sugesti yaitu dokter memberikan semangat kepada pasiennya agar mau minum obat dan berusaha sembuh.
Contoh perilaku simpati misalnya memberikan ucapan selamat ulang tahun pada temannya.
Contoh perilaku empati yaitu seseorang memberikan donor darah kepada pasien yang sedang membutuhkan meski sebelumnya tidak saling mengenal.
Contoh perilaku motivasi yaitu seseorang berusaha keras dalam berwirausaha setelah mendengar kisah pengusaha yang semula hidupnya susah.
Demikian uraian penjelasan mengenai faktor proses sosial beserta contoh dalam kehidupan. (ARH)
