Konten dari Pengguna

6 Pertanyaan tentang Kebijakan Moneter yang Perlu Diketahui

Sejarah dan Sosial

Sejarah dan Sosial

Artikel yang membahas seputar sejarah hingga topik sosial lainnya.

·waktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Sejarah dan Sosial tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi: pertanyaan tentang kebijakan moneter. Sumber: Croberyn Photography/Pexels.com
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi: pertanyaan tentang kebijakan moneter. Sumber: Croberyn Photography/Pexels.com

Kebijakan moneter lebih mudahnya berhubungan dengan salah satu kebijakan dari bank sentral yang paling penting. Agar semakin paham, inilah pertanyaan tentang kebijakan moneter.

Namun, sebelum itu, perlu diketahui pastinya negara-negara yang ada di dunia mempunyai bank sentral dengan tugas mengatur lancarnya perputaran uang di negaranya. Selengkapnya, simak pembahasan di bawah ini!

Pertanyaan tentang Kebijakan Moneter

Ilustrasi: pertanyaan tentang kebijakan moneter. Sumber: maitree rimthong/Pexels.com

Terdapat beberapa pertanyaan tentang kebijakan moneter beserta jawabannya yang bisa menambah ilmu pengetahuan, yakni:

1. Apa pengertian dari kebijakan moneter?

Perry Warjiyo dan Solikin dalam buku berjudul Kebijakan Moneter di Indonesia menjelaskan bahwa kebijakan moneter adalah kebijakan otoritas moneter alias bank sentral dalam bentuk pengendalian besaran moneter untuk mencapai perkembangan kegiatan perekonomian yang diinginkan.

2. Jelaskan tujuan kebijakan moneter!

  • Menjamin stabilitas ekonomi.

  • Mengendalikan inflasi.

  • Meningkatkan lapangan pekerjaan.

  • Melindungi stabilitas harga barang yang ada di pasar.

  • Menjaga keseimbangan neraca pembayaran internasional.

  • Mendorong pertumbuhan ekonomi.

3. Siapa penanggung jawab kebijakan moneter yang ada di Indonesia?

Penanggung jawab serta pelaksana dari kebijakan moneter di Indonesia adalah Bank Indonesia (BI) sebagai bank sentral yang ada di Indonesia. Hal ini sesuai dengan Undang-Undang Nomor 23 Tahun 1999 tentang Kebijakan Moneter Bank Indonesia.

4. Apa saja jenis-jenis kebijakan moneter?

  • Kebijakan moneter ekspansif, yakni melakukan pengelolaan juga pengaturan peredaran uang di dalam kegiatan ekonomi.

  • Kebijakan moneter kontraktif, yakni kebijakan diambil menjadi langkah mengurangi peredaran uang yang ada di masyarakat ketika inflasi.

5. Apa saja instrumen kebijakan moneter?

Ketika BI ingin mengurangi uang yang beredar, maka pemerintah menjual surat berharga dan jika ingin menambah uang beredar, maka pemerintah membeli surat berharga.

  • Fasilitas diskonto

Instrumen yang mengukur lewat tingkat suku bunga bank. Saat peredaran uang akan ditingkatkan, maka BI menurunkan suku bunga. Adapun suku bunga kredit bank dinaikkan saat peredaran uang harus dikurangi.

  • Imbauan moral

BI sebagai bank sentral mengimbau semua bank umum menjalankan kebijakan peningkatan maupun penurunan suku bunga pinjaman.

  • Rasio cadangan wajib

Ketika BI akan mengurangi cadangan kas uang bank, maka peredaran uang lewat pinjaman. Sedangkan, jika cadangan kas uang perlu ditambah, maka peredaran uang perlu ditarik dengan peningkatan suku bunga tabungan.

6. Apa saja dampak kebijakan moneter?

Kebijakan moneter memiliki potensi untuk memengaruhi tingkat pertumbuhan ekonomi, kesempatan kerja, tingkat inflasi, dan nilai tukar mata uang dari suatu negara.

Demikianlah pertanyaan tentang kebijakan moneter dan jawabannya. Semoga membantu! (Ek)