7 Ciri-Ciri Gemeinschaft by Blood yang Perlu Diketahui

Artikel yang membahas seputar sejarah hingga topik sosial lainnya.
·waktu baca 2 menit
Tulisan dari Sejarah dan Sosial tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Drs. Andreas Soeroso, M.S. menjelaskan dalam buku Sosiologi 2 bahwa gemeinschaft by blood merupakan sifat hubungan paguyuban yang didasarkan pada kesamaan darah. Ada ciri-ciri gemeinschaft by blood yang membedakan dengan gemeinschaft yang lain.
Agar semakin paham tentang ciri-ciri dari gemeinschaft by blood, silakan simak dalam pembahasan di bawah ini!
Ciri-Ciri Gemeinschaft By Blood
Gemeinschaft by blood mempunyai beberapa ciri, yaitu:
1. Sifatnya Langgeng
Kelompok gemeinschaft by blood merupakan kelompok yang muncul karena didasari dengan ikatan darah atau kekerabatan. Oleh karena itu, sifatnya lebih langgeng dengan adanya kesamaan pemahaman antaranggotanya.
2. Solidaritas yang Tinggi
Kelompok gemeinschaft by blood mempunyai solidaritas yang tinggi. Umumnya, tidak muncul persaingan dalam anggotanya sebab seluruhnya mempunyai tujuan yang sama.
Dalam satu kelompok, biasanya tidak saling menonjolkan diri sehingga tidak ada istilah satu lebih baik dan sempurna dari yang lainnya. Hal ini terjadi karena dalam ikatan darah sangat menjunjung tali kekerabatan yang solid.
3. Bertujuan dalam Kepentingan Bersama
Kelompok gemeinschaft by blood dijalankan untuk kepentingan bersama dalam satu paguyuban atau kelompok tersebut. Tujuannya untuk meningkatkan kebersamaan dan menjaga nama baik anggotanya.
Oleh karena itu, masing-masing anggota akan tolong-menolong dalam memecahkan masalah yang terjadi.
4. Sifatnya Lebih Personal
Kelompok gemeinschaft by blood bersifat lebih personal. Maksudnya, dalam ikatan darah atau kekerabatan dan biasanya yang masuk dalam anggota hanyalah orang yang sedarah saja.
5. Anggotanya Lebih Terbatas
Kelompok gemeinschaft by blood mempunyai anggota terbatas. Batasan ini bukan tentang jumlahnya, melainkan lebih ke dalam kesamaan dan latar belakang seseorang.
Orang yang tidak mempunyai kesamaan ikatan darah atau kekerabatan dalam anggota tersebut tidak akan bisa gabung atau ikut dalam paguyuban tersebut.
6. Anggotanya Saling Mengenal
Kelompok gemeinschaft by blood mempunyai ciri-ciri anggotanya yang telah saling mengenal satu sama lain, berkebudayaan yang sama, serta berbahasa yang sama.
Misalnya, orang dari marga tertentu yang saling berkumpul satu sama lain akan saling mengenal tentang budaya dan bahasa yang mereka gunakan.
7. Mempunyai Sifat Tradisional dan Rural
Kelompok gemeinschaft by blood mempunyai tradisi yang bersifat tradisional atau rural (pedesaan). Sifat tradisional mempunyai arti sebuah sikap serta cara berpikir, bertindak yang senantiasa memegang teguh pada norma atau adat istiadat yang diwariskan turun-temurun.
Itulah ciri-ciri gemeinschaft by blood yang perlu diketahui. Semoga bermanfaat! (Ek)
