7 Contoh Marginalisasi sebagai Bentuk Diskriminasi Sosial

Artikel yang membahas seputar sejarah hingga topik sosial lainnya.
·waktu baca 2 menit
Tulisan dari Sejarah dan Sosial tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Marginalisasi adalah suatu bentuk peminggiran seorang individu maupun kelompok dan membatasi akses mereka. Adapun salah satu contoh marginalisasi adalah adanya anggapan bahwa etnis minoritas termasuk kelompok yang mencurigakan.
Ahriani dan Agustang dalam Marginalisasi Budaya (Studi pada Pranata Sosial Masyarakat Muslim Suku Kokoda Kota Sorong) menyebutkan bahwa marginalisasi ini bisa terjadi pada berbagai bidang, seperti sosial, ekonomi, hingga budaya.
Untuk mengetahui lebih lanjut mengenai contoh marginalisasi, baca artikel ini sampai usai.
Pengertian Marginalisasi
Sebelum membahas lebih lanjut mengenai contoh marginalisasi, sebaiknya pahami dulu pengertiannya. Jadi, marginalisasi adalah bentuk peminggiran suatu kelompok maupun individu dan membatasi aksesnya terhadap kekuasaan, peluang, hingga sumber daya.
Terjadinya marginalisasi biasanya dilatarbelakangi oleh faktor sosial, seperti kelompok sosial, agama, etnis, ras, atau aspek lain yang dianggap menyimpang dari budaya dominan.
Kelompok yang terpinggirkan misalnya adalah etnis minoritas, agama minoritas, hingga orang-orang miskin. Marginalisasi ini juga dapat disebut dengan istilah pengucilan sosial dan menjadi tanda bahwa masih terdapat ketidakadilan sosial di sini.
Contoh Marginalisasi
Contoh marginalisasi sendiri ada beragam. Adapun beberapa contoh marginalisasi adalah:
Masyarakat adat sering terpinggirkan akibat kurangnya pengakuan mengenai hak tanah, sistem pengetahuan tradisional, hingga budaya. Hal itu membuat banyak masyarakat terusir dari kota dan sering hidup di pinggiran, sehingga jauh dari akses fasilitas publik.
Adanya tunawisma sering memperoleh stigma negatif serta pengucilan sosial. Hal itu membuat akses layanan kesehatan, hingga pekerjaan cenderung dibatasi.
Penyandang disabilitas juga sering menghadapi marginalisasi, sebab tersingkir dari perluang akan profesi, sosial, hingga pendidikan.
Migran yang sering menghadapi kendala berbahasa, pengucilan atas layanan publik, hingga diskriminasi. Kondisi ini dipicu oleh pengetahuan tentang bahasa baru yang masih kurang, sehingga membuat mereka kesulitan memperoleh akses.
Kelompok etnis minoritas yang sering mengalami pengucilan, prasangka buruk, dan diskriminasi karena adanya perbedaan etnis serta ras.
Adanya agama minoritas dalam suatu daerah yang menimbulkan prasangka, diskriminasi, hingga pelanggaran hak beragama.
Perempuan dalam masyarakat patriarki masih terpinggirkan, sehingga hak-hak mereka masih dibatasi.
Demikian beberapa informasi seputar pengertian dan contoh marginalisasi. [ENF]
