Konten dari Pengguna

7 Contoh Periodisasi Paling Berpengaruh yang Terjadi di Nusantara

Sejarah dan Sosial

Sejarah dan Sosial

Artikel yang membahas seputar sejarah hingga topik sosial lainnya.

·waktu baca 3 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Sejarah dan Sosial tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

llustrasi contoh periodisasi paling berpengaruh di Indonesia. Sumber foto: Pixabay
zoom-in-whitePerbesar
llustrasi contoh periodisasi paling berpengaruh di Indonesia. Sumber foto: Pixabay

Nusantara merupakan sebutan untuk wilayah kepulauan Indonesia yang memiliki contoh periodisasi sejarah panjang dan kaya dengan berbagai perubahan yang mempengaruhi peradaban dan budayanya.

Dikutip dari buku Sejarah untuk Kelas 1 SMA karya M. Habib Mustopo, periodisasi adalah pembagian atau pembabakan peristiwa sejarah masa lampau yang sangat panjang menjadi beberapa zaman.

Terdapat berbagai periodisasi yang memiliki pengaruh bagi Indonesia. Apa sajakah itu? Temukan jawabannya dalam artikel ini.

7 Contoh Periodisasi Paling Berpengaruh di Indonesia

Ilustrasi contoh periodisasi paling berpengaruh di Indonesia. Sumber foto: Pixabay

Di bawah ini adalah tujuh contoh periodisasi paling berpengaruh yang terjadi di Nusantara.

1. Masa Pra-sejarah

Masa pra-sejarah merujuk pada periode sebelum penulisan sejarah dimulai di Nusantara. Pada masa ini, penduduk setempat hidup dalam komunitas kecil dan berburu, bercocok tanam, dan berdagang.

Beberapa contoh penting dari masa pra-sejarah di Nusantara termasuk peradaban megalitikum dengan peninggalan batu-batu besar seperti menhir dan dolmen, serta masyarakat maritim yang mahir dalam penyeberangan laut.

2. Masa Kerajaan Hindu-Budha

Masa kerajaan Hindu-Budha dimulai sekitar abad ke-4 hingga abad ke-15 Masehi. Pada masa ini, agama Hindu dan Buddha berkembang pesat di Nusantara dan membawa perubahan signifikan dalam seni, arsitektur, dan sistem pemerintahan.

Contoh terkenal dari masa ini adalah Kerajaan Sriwijaya di Sumatera dan Kerajaan Majapahit di Jawa.

3. Masa Kerajaan Islam

Masa Kerajaan Islam dimulai pada abad ke-13 Masehi dengan penyebaran agama Islam di Nusantara. Proses islamisasi terjadi melalui perdagangan dan kontak dengan pedagang Arab dan Gujarat.

Kerajaan Islam yang berpengaruh termasuk Kesultanan Malaka, Kesultanan Demak, dan Kesultanan Mataram.

4. Masa Kolonial Belanda

Masa Kolonial Belanda dimulai pada abad ke-17 dan berlangsung hingga awal abad ke-20.

Belanda datang ke Nusantara dengan maksud ekonomi dan politik. Akhirnya menguasai sebagian besar wilayah Nusantara sebagai jajahan mereka.

Masa ini ditandai dengan eksploitasi sumber daya alam dan penindasan terhadap penduduk pribumi.

5. Masa Penjajahan Jepang

Masa Penjajahan Jepang berlangsung selama Perang Dunia II, dari tahun 1942 hingga 1945. Jepang menduduki Nusantara dengan tujuan memperluas kekuasaan mereka di Asia Tenggara.

Masa ini ditandai dengan penggantian sistem kolonial Belanda dengan penekanan pada nasionalisme dan kebudayaan Jepang.

6. Masa Orde Lama

Masa Orde Lama dimulai setelah kemerdekaan Indonesia pada tahun 1945 dan berlangsung hingga tahun 1965.

Masa ini ditandai dengan proses pembangunan nasional dan konsolidasi kekuasaan politik di Indonesia.

Presiden Soekarno memimpin periode ini dengan kebijakan nasionalisme dan demokrasi terpimpin.

7. Masa Orde Baru

Masa Orde Baru dimulai setelah peristiwa G30S/PKI pada tahun 1965 dan berlangsung hingga tahun 1998. Pada masa ini, Soeharto memegang kekuasaan dan menerapkan kebijakan serta pembangunan ekonomi yang kuat.

Masa Orde Baru ditandai dengan pembangunan infrastruktur yang pesat, tetapi juga disertai dengan pelanggaran hak asasi manusia dan korupsi yang meluas.

Itulah berbagai contoh periodisasi yang memiliki pengaruh signifikan dalam perkembangan Nusantara. (AZS)