Konten dari Pengguna

7 Kelebihan Era Orde Baru Indonesia di Bawah Pemerintahan Soeharto

Sejarah dan Sosial

Sejarah dan Sosial

Artikel yang membahas seputar sejarah hingga topik sosial lainnya.

·waktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Sejarah dan Sosial tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

ilustrasi Pemerintahan Orde Baru (Unsplash)
zoom-in-whitePerbesar
ilustrasi Pemerintahan Orde Baru (Unsplash)

Berbagai kelebihan era Orde Baru di Indonesia telah lahir di bawah kepemimpinan Presiden Soeharto dari tahun 1966 hingga 1998.

Meskipun kini dianggap sebagai masa yang kontroversial, terdapat beberapa kelebihan yang diakui oleh beberapa pihak.

Sejarah Orde Baru

Ilustrasi Pemerintahan Orde Baru (Unsplash)

Mengutip situs repositori.kemdikbud.go.id, lahirnya Orde Baru dipicu oleh terjadinya insiden G.30 S/PKI yang meruntuhkan kepercayaan rakyat Indonesia terhadap kepemimpinan Soekarno.

Peristiwa G.30 S/PKI menjadi salah satu faktor penurunan kredibilitas Presiden Soekarno.

Dalam respons terhadap situasi tersebut, Soekarno mengeluarkan Surat Perintah kepada Letjen Soeharto yang dikenal sebagai Surat Perintah Sebelas Maret.

Melalui Surat Perintah 11 Maret 1966 (Supersemar), Soeharto diberi kewenangan untuk mengambil semua langkah yang diperlukan untuk memastikan keamanan, ketenangan, dan stabilitas politik.

Surat Perintah 11 Maret 1966 menjadi titik awal muncul dan berkembangnya kekuasaan Orde Baru.

Berbagai Kelebihan Era Orde Baru di Indonesia

Berikut ini adalah berbagai kelebihan yang dimiliki oleh pemerintahan pada masa Orde Baru:

1. Stabilitas Politik dan Keamanan

Salah satu kelebihan yang diakui dari Era Orde Baru adalah pencapaian stabilitas politik dan keamanan.

Setelah kudeta militer 1965, upaya pemberantasan komunisme dianggap berhasil membawa ketenangan politik dan keamanan yang relatif.

2. Pertumbuhan Ekonomi

Kebijakan ekonomi Orde Baru, seperti industrialisasi dan pengembangan sektor-sektor tertentu, berhasil meningkatkan pertumbuhan ekonomi.

Hal ini menciptakan lapangan kerja dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

3. Pembangunan Infrastruktur

Masa Orde Baru menyaksikan proyek-proyek pembangunan infrastruktur yang besar, termasuk jalan, jembatan, dan bandara.

Pembangunan ini dianggap sebagai upaya positif untuk mendukung pertumbuhan ekonomi dan mobilitas masyarakat.

4. Program Transmigrasi

Program transmigrasi dianggap sebagai upaya untuk mengatasi ketidakseimbangan demografi dan ekonomi antar pulau.

Tujuan program ini adalah mendistribusikan penduduk secara merata ke wilayah-wilayah yang kurang padat penduduk.

5. Pendidikan dan Kesehatan

Langkah-langkah di bidang pendidikan dan kesehatan juga diambil pada masa Orde Baru.

Penyediaan akses pendidikan dan fasilitas kesehatan dasar di beberapa wilayah dianggap sebagai langkah positif.

6. Pengendalian Populasi Penduduk

Era Orde Baru melibatkan kebijakan pengendalian kelahiran untuk mengatasi pertumbuhan populasi yang cepat.

Meskipun kontroversial, kebijakan ini dianggap oleh beberapa orang sebagai langkah penting untuk mengelola sumber daya.

7. Penurunan Angka Pengangguran

Melalui kebijakan ekonomi yang dilaksanakan, Orde Baru berhasil menekan angka pengangguran dan menciptakan peluang kerja bagi masyarakat.

Meskipun dinilai kontroversial, Era Orde Baru di Indonesia memberikan beberapa kelebihan yang tak dapat diabaikan.

Meski demikian, perlu dicatat bahwa berbagai kelebihan era orde baru di Indonesia ini juga diwarnai oleh kritik terkait hak asasi manusia dan otoriterisme. (AZZ)