Konten dari Pengguna

7 Peran Mesir dalam Mendukung Kemerdekaan Indonesia Berdasarkan Sejarah

Sejarah dan Sosial

Sejarah dan Sosial

Artikel yang membahas seputar sejarah hingga topik sosial lainnya.

·waktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Sejarah dan Sosial tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi peran Mesir dalam mendukung kemerdekaan Indonesia. Foto: Pixabay
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi peran Mesir dalam mendukung kemerdekaan Indonesia. Foto: Pixabay

Peran Mesir dalam mendukung kemerdekaan Indonesia sangatlah penting. Diketahui negara berjuluk Negeri Piramida itu mengakui kemerdekaan Indonesia karena adanya ikatan persaudaraan, kekeluargaan, dan keagamaan.

Di samping itu, Indonesia dan Mesir juga sama-sama termasuk negara dengan penduduk mayoritas beragama Islam. Mari pelajari berbagai peran Mesir lainnya yang amat bermanfaat bagi kemerdekaan Indonesia dalam ulasan di bawah ini.

Mengenal Peran Mesir dalam Mendukung Kemerdekaan Indonesia

Ilustrasi peran Mesir dalam mendukung kemerdekaan Indonesia. Foto Pixabay

Ketika Mesir mendengar tentang berdirinya negara Indonesia, organisasi Islam di Mesir yang bernama Ikhwanul Muslimin langsung bergerak menjadi pelopor pemberian dukungan masyarakat Mesir terhadap kemerdekaan Indonesia.

Secara de facto, Mesir mengakui kemerdekaan Indonesia pada 22 Maret 1946. Namun, baru pada 10 Juni 1947 Mesir mengakui kedaulatan Indonesia secara de jure.

Dikutip dari situs ksatrialiterasi.man1gresik.sch.id, pengakuan kedulatan Indonesia secara de jure ditandai dengan ditunjuknya H.M Rasjidi sebagai kuasa usaha Republik Indonesia dan membuka kedutaan di Kota Kairo.

Beberapa upaya atau peranan Mesir dalam mendukung kemerdekaan Indonesia, antara lain:

  1. Upaya organisasi Al-Ikhwan Al-Muslimun yang dipimpin Syaikh Hasan Al-Banna dalam mencari dukungan bagi kemerdekaan Indonesia dari masyarakat Mesir.

  2. Demo yang dilakukan para pemuda Mesir di Kedubes Belanda di Kairo.

  3. Mesir mendorong Liga Arab untuk mengakui kemerdekaan Indonesia.

  4. Mengirim delegasi Mesir yang bernama Abdul Mun’im ke Yogyakarta.

  5. Penandatanganan perjanjian persahabatan antara Indonesia yang diwakili oleh H. Agus Salim dengan Mesir yang diwakili Fahmi Nokrashi Pasha (10 Juni 1947).

  6. Pemboikotan kapal-kapal belanda oleh para buruh di Pelabuhan Port Said serta Terusan Suez.

  7. Pengiriman nota resmi dari Menteri LN Mesir di bawah kabinet Ahmad Kasyabah Pasha kepada Belanda supaya menghentikan aksinya di Indonesia.

Hubungan Indonesia dengan Mesir

Hubungan diplomatik antara Indonesia dengan Mesir masih berlangsung hingga kini. Telah terjalin sejak 10 Juni 1947, Mesir menjadi negara Arab pertama yang mengakui kemerdekaan Indonesia.

Mesir juga termasuk salah satu mitra dagang non-tradisional sekaligus mitra ekspor nomor 26 untuk Indonesia yang sangat penting.

Demikian ulasan mengenai peran Mesir dalam mendukugn kemerdekaan Indonesia berdasarkan sejarah.

Kesimpulannya, Mesir memiliki peranan sangat penting dalam mendukung kemerdekaan Indonesia. Hubungan keduanya juga masih terjalin dengan baik sampai sekarang. (DN)