Konten dari Pengguna

7 Pertanyaan tentang Kebijakan Fiskal beserta Jawabannya

Sejarah dan Sosial

Sejarah dan Sosial

Artikel yang membahas seputar sejarah hingga topik sosial lainnya.

·waktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Sejarah dan Sosial tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi: pertanyaan tentang kebijakan fiskal. Sumber: Andrea Piacquadio/Pexels.com
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi: pertanyaan tentang kebijakan fiskal. Sumber: Andrea Piacquadio/Pexels.com

Kebijakan fiskal merupakan aturan yang dijalankan pemerintah dengan tujuan menjaga pemasukan serta pengeluaran negara supaya tetap stabil dan negara bisa terus tumbuh. Agar semakin tahu, simak pertanyaan tentang kebijakan fiskal.

Lantas, apa saja pertanyaan kebijakan fiskal dan jawabannya? Simak dalam pembahasan di bawah ini!

Pertanyaan tentang Kebijakan Fiskal

Ilustrasi: pertanyaan tentang kebijakan fiskal. Sumber: Mikhail Nilov/Pexels,com

Inilah beberapa pertanyaan tentang kebijakan fiskal dan jawabannya yang perlu diketahui, yakni:

1. Apa pengertian kebijakan fiskal secara singkat?

Kebijakan fiskal adalah kebijakan yang berhubungan dengan barang dan jasa.

2. Jelaskan apa pengaruh dari kebijakan fiskal!

Prof. Dr. I. Wayan Sudirman, S.E., S.U. dalam buku berjudul Kebijakan Fiskal dan Moneter: Teori dan Empirikal menjelaskan bahwa kebijakan fiskal bisa memengaruhi keseimbangan sektor barang serta jasa yang selanjutnya bisa memengaruhi keseimbangan sektor ekonomi yang lain.

Keseimbangan pasar barang dan jasa dapat juga memengaruhi keseimbangan pasar uang lewat perubahan motif masyarakat dalam memegang uang.

Ketika masyarakat memegang uang dengan motif spekulasi atau dengan motif transaksi, kedua motif itu dapat berinteraksi dengan perubahan jumlah uang yang beredar. Mengubah jumlah uang beredar dijalankan oleh otoritas moneter.

3. Apa dasar hukum kebijakan fiskal?

Aturan kebijakan fiskal tertuang pada UU Nomor 17 Tahun 2003 tentang Keuangan Negara.

Pada dasar hukum ini, dijelaskan kebijakan fiskal berhubungan dengan APBN (Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara) serta mempunyai fungsi otorisasi, pengawasan, perencanaan, distribusi, alokasi, juga stabilisasi.

4. Apa tujuan kebijakan fiskal?

Tujuan dari kebijakan fiskal, yaitu:

  • Memacu pertumbuhan ekonomi sebuah negara.

  • Menjaga kestabilan harga.

  • Mendorong laju kegiatan investasi.

  • Meningkatkan potensi sumber daya manusia.

  • Mewujudkan keadilan sosial yang menyeluruh.

5. Apa jenis-jenis kebijakan fiskal?

Jenis-jenis kebijakan fiskal, antara lain:

  • Kebijakan fiskal ekspansif, yakni dilakukan dengan menaikkan kegiatan belanja negara kemudian menurunkan tingkat pajak.

  • Kebijakan fiskal kontraktif, yakni dijalankan dengan menurunkan daya beli masyarakat serta mengatasi inflasi dengan menurunkan belanja negara dan menaikkan pajak.

6. Apa saja instrumen kebijakan fiskal?

Berikut adalah instrumen dari kebijakan fiskal:

  • Pajak.

  • Pengeluaran belanja.

  • Obligasi publik.

7. Apa saja contoh kebijakan fiskal?

Beberapa contoh kebijakan fiskal, yaitu:

  • Peningkatan anggaran penanganan ketika pandemi.

  • Subsidi bahan bakar.

  • Tax amnesty.

  • Penetapan harga eceran paling tinggi atau HET.

  • Subsidi gas.

Itulah pertanyaan tentang kebijakan fiskal dan jawabannya yang perlu diketahui. Semoga bermanfaat! (Ek)