8 Hak Istimewa VOC yang Merugikan Negara dan Warga Indonesia

Artikel yang membahas seputar sejarah hingga topik sosial lainnya.
·waktu baca 2 menit
Tulisan dari Sejarah dan Sosial tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Belanda mempunyai kongsi dagang Hindia Timur dan dikenal sebagai VOC atau Vereenigde Oost Indische Compagnie. Selama berada di Indonesia, hak istimewa VOC diberikan secara langsung oleh pemerintah Belanda.
Hak istimewa inilah yang akhirnya menyengsarakan bangsa dan negara Indonesia. Akibatnya, muncul berbagai pertentangan yang mengobarkan berbagai peperangan di beberapa daerah. Simak lebih jelasnya dalam uraian berikut!
8 Hak Istimewa VOC
Fritz Hotman S. Damanik dalam buku berjudul Pendalaman dan Pemantapan Materi IPS menjelaskan bahwa sejak menguasai perdagangan di Nusantara, VOC sebenarnya terus mendapatkan perlawanan dari rakyat Indonesia, seperti perlawanan dari Sultan Agung Hanyokrokusumo (Mataram).
Perlawanan semacam ini muncul karena adanya hak istimewa yang menyengsarakan negara dan bangsa Indonesia. Inilah hak istimewa tersebut, yaitu:
Hak merebut serta memerintah negara jajahan.
Hak menjalankan monopoli perdagangan di wilayah Timur Tanjung Harapan, termasuk juga di Nusantara.
Hak mencetak mata uang sendiri.
Hak mempunyai angkatan perang sendiri.
Hak dalam mengadakan perjanjian dengan raja-raja setempat.
Hak untuk memungut pajak.
Hak untuk memberhentikan dan mengangkat pegawai.
Hak menyatakan perang serta membuat perjanjian damai.
Dampak VOC di Indonesia
Hadirnya VOC dengan hak istimewa di Indonesia tentu membawa dampak kepada negara dan bangsa Indonesia, sebagai berikut:
Kekuasaan raja menjadi berkurang sebab secara menyeluruh didominasi VOC sehingga VOC seolah-olah menguasai seluruh Nusantara.
Wilayah kerajaan terpecah-pecah. Jadi, mengakibatkan munculnya penguasa baru di bawah kendali VOC.
Rakyat Indonesia semakin mengenal apa itu politik uang, mengenal sistem pertahanan benteng, sampai etika perjanjian serta prajurit bersenjata modern (senjata api juga meriam).
Hak istimewa justru membuat warga Indonesia semakin miskin, terinjak, dan menderita. Warga Indonesia juga dilarang untuk menjadi kaya sehingga yang miskin semakin tragis hidupnya.
Lewat pelayaran Hongi mengakibatkan tindakan perampokan, perampasan, pembudayaan, sampai pembunuhan kepada masyarakat Indonesia. Nyawa masyarakat seperti tidak ada harganya kala itu.
Hak ekstirpasi menjadi sebuah ancaman terhadap masyarakat Indonesia sebab harus membinasakan tanaman rempah-rempah yang melebihi ketentuan dari pemerintah Belanda. Padahal, kondisi itu bisa dijadikan sebagai sumber penghasilan lebih untuk rakyat Indonesia.
Itulah penjelasan tentang hak istimewa VOC yang merugikan bangsa dan warga Indonesia. Semoga bermanfaat! (Ek)
