Konten dari Pengguna

9 Contoh Sikap Chauvinisme beserta Dampaknya dalam Kehidupan

Sejarah dan Sosial

Sejarah dan Sosial

Artikel yang membahas seputar sejarah hingga topik sosial lainnya.

ยทwaktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Sejarah dan Sosial tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi: Contoh Sikap Chauvinisme. Sumber: Vlad Alexandru Popa/Pexels.com
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi: Contoh Sikap Chauvinisme. Sumber: Vlad Alexandru Popa/Pexels.com

Chauvinisme merupakan paham yang dapat mengancam persatuan bangsa. Contoh sikap chauvinisme ini di lingkungan sangat beragam.

Paham ini bisa menghancurkan suatu negara dan dampaknya dalam kehidupan masyarakat cukup besar. Lantas, apa saja contoh dan dampak chauvinisme? Simak dalam penjelasan di bawah ini!

Contoh Sikap Chauvinisme

Ilustrasi: Contoh Sikap Chauvinisme. Sumber: Maxime Francis/Pexels.com

Nurcholish Madjid dalam buku berjudul Indonesia Kita menjelaskan bahwa chauvinisme merupakan paham kebangsaan sempit yang didasarkan terhadap pertimbangan rasialisme atau etnosentrisme yang justru bertentangan dengan paham kebangsaan sejati.

Lebih jelasnya, chauvinisme merupakan sikap kecintaan yang berlebihan kepada tanah air. Adapun contoh sikap chauvinisme yang terjadi di berbagai negara adalah:

  1. Keyakinan budaya daerah yang lebih unggul dibandingkan budaya lain.

  2. Adanya penghinaan adat istiadat pada suatu daerah, mencemooh tradisi, serta norma yang berlaku di daerah tertentu.

  3. Melontarkan celaan dengan unsur SARA.

  4. Prasangka kepada etnis tertentu yang menduduki kursi pemerintahan. Prasangka ini melahirkan sentimen negatif terhadap suku maupun ras tertentu yang dianggap lebih rendah.

  5. Membenci para K-Popers atau wibu karena merasa hal ini tidak sesuai dengan Pancasila.

  6. Menyalahkan negara lain dengan ketidakmampuan bangsa mengatasi berbagai persoalan.

  7. Saat Perang Dunia I dan II, Jerman memandang bangsanya sebagai ras unggul. Akhirnya, pelaksanaan chauvinisme mengarah kepada peperangan serta pertikaian dengan bangsa lain dan akhirnya menimbulkan pecahnya Perang Dunia II.

  8. Chauvinisme yang dilakukan Italia adalah saat Benito Mussolini beranggapan negara Italia negara yang unggul dan negara lain merupakan peniru serta tidak kreatif.

  9. Chauvinisme di Jepang terjadi saat pimpinan Tenno Heika alias Kaisar Hirohito di mana negara Jepang beranggapan negara lain lebih buruk.

Dampak Sikap Chauvinisme

Sikap chauvinisme yang terjadi bisa membawa berbagai dampak, yaitu:

  • Memicu suatu negara lebih tertutup dan sulit bersosialisasi.

  • Memicu perang dengan negara lain.

  • Kurangnya pemahaman tentang konsep Ketuhanan Yang Maha Esa.

  • Seseorang beranggapan daerah atau negara lain lebih buruk.

  • Merusak perdamaian yang terjadi di suatu negara.

  • Pembangunan di berbagai bidang yang terjadi pada suatu negara akan terhambat.

  • Memunculkan disintegrasi yang mengakibatkan pertikaian serta kekerasan.

Demikianlah penjelasan tentang contoh sikap chauvinisme dan dampaknya yang perlu diketahui. Semoga bermanfaat! (Ek)