Konten dari Pengguna

9 Keistimewaan Suku Aceh, Penghuni Serambi Mekkah

Sejarah dan Sosial

Sejarah dan Sosial

Artikel yang membahas seputar sejarah hingga topik sosial lainnya.

·waktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Sejarah dan Sosial tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Foto hanya ilustrasi : Suku Aceh. Sumber :Sam Rana/pexels.com
zoom-in-whitePerbesar
Foto hanya ilustrasi : Suku Aceh. Sumber :Sam Rana/pexels.com

Suku Aceh termasuk salah satu suku yang mendiami kawasan Nanggroe Aceh Darussalam atau yang terkenal dengan Serambi Mekkah. Sebenarnya di Aceh ada 13 suku dengan 11 bahasa daerah dan kebanyakan penduduknya beragama Islam.

Aceh sejak ribuan tahun lalu telah menjadi tempat persinggahan para pedagang. Terlebih lokasinya mendukung dan strategis serta kaya akan rempah-rempah. Tidak heran bangsa lain singgah dan menetap di Aceh yang akhirnya menjadi asal usul suku Aceh.

Pendapat lain menyebutkan suku Aceh hadir dari percampuran penduduk asli serta pendatang. Suku ini mempunyai keistimewaan tersendiri daripada suku di Aceh yang lain. Lebih jelasnya pahami uraian berikut!

9 Keistimewaan Suku Aceh

Foto hanya ilustrasi : Suku Aceh. Sumber :David McEachan/Pexels.com

Pram dalam buku yang berjudul Suku Bangsa Dunia dan Kebudayaannya menjelaskan bahwa, suku Aceh adalah kelompok mayoritas yang mendiami kawasan pesisir Aceh. Suku Aceh termasuk suku bangsa di Indonesia yang pertama kali memeluk agama Islam.

Kerajaan Islam pertama di Indonesia juga didirikan oleh suku Aceh, yakni Samudra Pasai. Leluhur orang Aceh berasal dari Semenanjung Malaysia, Kamboja, Cham, dan Cochon. Keistimewaan suku Aceh yang lain adalah :

  1. Suku Aceh terkenal sebagai salah satu suku agamis dan memegang teguh aturan agamanya. Terlebih Pemerintah Aceh menerapkan syariat Islam. Mereka juga menggunakan pakaian yang sangat sopan.

  2. Memiliki rumah adat yang disebut “Krong Bade atau Rumah Aceh”. Bentuknya rumah panggung persegi panjang. Tinggi rumah ini rata-rata 2,5 m - 3 m dari atas tanah.

  3. Tarian adatnya disebut “Tari Saman”. Tarian ini telah diakui dunia dan menjadi salah satu warisan dunia dari Indonesia. Ada tari lain dari Aceh yang terkenal yakni “Tari Seudati” yang diambil dari dua kalimat syahadat.

  4. Berbagai upacara Adat masih lestari hingga sekarang. Misalnya, Peutron Aneuk untuk memperingati kelahiran anak. Ada tradisi Meugang dilaksanakan sebelum lebaran dan lainnya.

  5. Bermata pencaharian sebagai pedagang dan ada yang merantau. Sebagian besar mereka juga bekerja sebagai petani.

  6. Banyak menganut agama Islam, tercatat 222.582 orang adalah muslim. Sisanya menganut agama Katolik, Kristen Protestan, Budha dan Hindu.

  7. Peraturan mengacu sesuai syariat Islam. Namun, semuanya bisa hidup damai antar suku. Seluruh masyarakat juga saling membantu dan menghormati.

  8. Mempunyai alat musik tertua yakni Arbab. Alat musik gesek ini bentuknya serupa dengan rebab dan terbuat dari kayu, tempurung kelapa, serta kulit kambing.

  9. Bahasa yang umum digunakan adalah bahasa Aceh. Bahasa ini mudah dimengerti seluruh suku di Aceh dan menjadi kebanggaan suku Aceh dan masyarakat Aceh lainnya.

Demikianlah penjelasan tentang keistimewaan suku Aceh yang menghuni Serambi Mekkah. Semoga bermanfaat!

(eka)