Alasan Mengapa Teori Kesatria Banyak Diragukan oleh Para Ahli

Artikel yang membahas seputar sejarah hingga topik sosial lainnya.
·waktu baca 2 menit
Tulisan dari Sejarah dan Sosial tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Teori Kesatria adalah salah satu teori masuknya agama Hindu-Buddha di Indonesia yang mengungkapkan bahwa kepercayaan tersebut dibawa oleh para prajurit. Alasan mengapa teori Kesatria banyak diragukan oleh para ahli adalah karenya kurangnya bukti yang valid.
Putra dalam Kontribusi Hindu Terhadap Perkembangan Budaya Jawa mengungkapkan bahwa teori Kesatria adalah suatu teori yang mengatakan jika agama serta budaya Hindu dibawa golongan Ksatria ke Indonesia secara rombongan.
Untuk mengetahui informasi mengenai alasan mengapa teori Kesatria banyak diragukan oleh para ahli, cari tahu selengkapnya dalam bacaan berikut ini.
Alasan Teori Kesatria Diragukan Para Ahli
Teori Kesatria adalah salah satu teori yang membahas mengenai masuknya agama Hindu dan Buddha di Indonesia. Menurut teori ini, kedua agama tersebut masuk ke Indonesia dibawa oleh para prajurit atau kasta Ksatria.
Sayangnya, teori ini banyak diragukan oleh para ahli, salah satu alasannya karena kurangnya bukti yang valid. Selain itu, masih terdapat sejumlah alasan lain. Adapun beberapa alasan mengapa teori Kesatria banyak diragukan oleh para ahli adalah:
1. Tidak Terdapat Bukti Prasasti
Salah satu alasan mengapa teori Kesatria banyak diragukan oleh para ahli adalah karena teori tersebut tidak disertai dengan keberadaan prasasti sebagai bukti sejarahnya. Pada dasarnya, terdapat tiga ahli yang mengungkapkan tentang teori Kesatria, antara lain:
Pendapat Mookerji yang mengungkapkan jika golongan prajurit membawa agama Hindu-Buddha dengan membangun kelompok, hingga menjadi kerajaan.
Pendapat C.C. Berg yang mengungkapkan bahwa golongan Ksatria menyebarkan agama lewat perkawinan.
Pendapat J.L. Moens yang mengungkapkan bahwa keluarga kerajaan asal India Selatan kabur dan membangun kerajaan di Indonesia.
Sayangnya, sejumlah ahli meragukan pendapat tersebut karena tidak adanya prasasti yang mengungkapkan terkait proses golongan Ksatria dalam membawa agama Hindu-Buddha di Indonesia.
2. Tidak Terdapat Bukti Tertulis
Alasan mengapa teori Kesatria banyak diragukan oleh para ahli selanjutnya adalah karena tidak terdapat bukti tertulis yang menjadi catatan sejarah. Hal ini membuat para ahli meragukan teori Kesatria.
3. Tidak Dapat Berbahasa Sansekerta dan Huruf Pallawa
Alasan mengapa teori Kesatria banyak diragukan oleh para ahli berikutnya adalah karena tidak bisa menggunakan bahasa Sansekerta serta huruf Pallawa. Padahal, kitab suci agama Hindu menggunakan bahasa Sansekerta.
Demikian informasi menarik mengenai alasan mengapa teori Kesatria banyak diragukan oleh para ahli. [ENF]
