Alasan Mpu Sindok Memindahkan Pusat Kerajaannya ke Jawa Timur

Artikel yang membahas seputar sejarah hingga topik sosial lainnya.
·waktu baca 2 menit
Tulisan dari Sejarah dan Sosial tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Kerajaan Mataram Kuno adalah suatu kerajaan yang semula berbasis di Jawa Tengah, tetapi dipindahkan oleh Mpu Sindok ke Jawa Timur. Adapun alasan utama Mpu Sindok memindahkan kerajaannya dari Jawa Tengah ke Jawa Timur adalah karena meletusnya Gunung Merapi.
Izza dalam Gaya Arsitektur Gua Selomangleng Tulungagung sebagai Pertapaan Masa Mataram Kuno Jawa Bagian Timur dan Muatan Pendidikannya, menyebutkan bahwa Kerajaan Mataram Kuno di Jawa Timur bernama Kerajaan Medang.
Untuk mengetahui lebih lanjut mengenai alasan utama Mpu Sindok memindahkan kerajaannya dari Jawa Tengah ke Jawa Timur, simak penjelasan dalam artikel ini.
Alasan Mpu Sindok Memindahkan Ibu Kota Kerajaan Mataram Kuno ke Jawa Timur
Sebagaimana penjelasan sebelumnya, Kerajaan Mataram Kuno awalnya berlokasi di Jawa Tengah. Namun, Mpu Sindok yang menjadi raja pada 929 Masehi atau saat memasuki era Dinasti Isyana akhirnya memindahkan pusat kekuasaannya di Jawa Timur.
Adapun alasan utama Mpu Sindok memindahkan kerajaannya dari Jawa Tengah ke Jawa Timur adalah:
1. Bencana Alam
Salah satu alasan utama Mpu Sindok memindahkan kerajaannya dari Jawa Tengah ke Jawa Timur adalah karena adanya bencana alam berupa meletusnya Gunung Merapi.
Pasalnya, saat terjadinya letusan Gunung Merapi, bumi Mataram mengalami kehancuran. Hal ini membuat Mpu Sindok memindahkan pusat kerajaannya pada 929 Masehi.
2. Menghindari Serangan Kerajaan Sriwijaya
Selain karena faktor bencana, alasan utama Mpu Sindok memindahkan kerajaannya dari Jawa Tengah ke Jawa Timur juga dipengaruhi oleh faktor politik. Pada dasarnya, di masa kerajaan memang sering terjadi perebutan wilayah kekuasaan.
Di masa itu, Rakai Pikatan, Raja Mataram Kuno mengusir Balaputradewa yang membuatnya pergi ke Kerajaan Sriwijaya. Hal itu karena Balaputradewa memiliki hak waris Kerajaan Mataram Kuno dan bisa menjadi pewaris tahta dari darah ibunya.
Hal itu memicu terjadinya permusuhan antara Kerajaan Mataram Kuno dan Kerajaan Sriwijaya. Akhirnya, Raja Dyah Wawa memberikan perintah kepada menantunya, Mpu Sindok agar memimpin Kerajaan Mataram Kuno serta menyelamatkannya dari Kerajaan Sriwijaya.
Setelah itu, Mpu Sindok pun memindahkan pusat Kerajaan Mataram Kuno ke Jawa Timur dan akhirnya disebut dengan Kerajaan Medang.
Demikian penjelasan mengenai alasan utama Mpu Sindok memindahkan kerajaannya dari Jawa Tengah ke Jawa Timur. [ENF]
