Alasan Utama Selat Malaka Menjadi Ramai Perdagangan dan Tempat Strategis

Artikel yang membahas seputar sejarah hingga topik sosial lainnya.
ยทwaktu baca 2 menit
Tulisan dari Sejarah dan Sosial tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Mengapa Selat Malaka menjadi ramai perdagangan dan menjadi tempat yang strategis untuk perdagangan? Salah satu alasan ramainya perdagangan di Selat Malaka adalah lokasinya berbatasan langsung dengan tiga negara.
Tiga negara tersebut meliputi Indonesia, Malaysia, dan Singapura. Walaupun demikian, Selat Malaka bukan hanya menjadi kepentingan dari negara Asia Tenggara sebab juga menjadi kepentingan bagi Amerika Serikat, Jepang, dan Cina.
Mengapa Selat Malaka Menjadi Ramai Perdagangan dan Menjadi Tempat yang Strategis untuk Perdagangan?
Selat Malaka merupakan selat penting dalam dunia perdagangan internasional. Salah satu alasannya adalah karena selat tersebut berada di lokasi yang strategis.
Mengapa Selat Malaka menjadi ramai perdagangan dan menjadi tempat yang strategis untuk perdagangan? Pertanyaan tersebut memiliki banyak jawaban, tergantung dari perspektif seseorang dalam melihat Selat Malaka.
Walaupun jawabannya bisa beragam, tetap ada satu jawaban valid yang menjadi alasan Selat Malaka menjadi tempat strategis. Jawaban tersebut adalah karena Selat Malaka berbatasan dengan tiga negara pantai.
Mengutip dari buku Masalah Perbatasan dalam Politik Luar Negeri Indonesia karya Setiawati (2023: 16), Selat Malaka adalah selat internasional yang berbatasan langsung dengan tiga negara pantai, yaitu Indonesia, Malaysia, dan Singapura.
Secara letak geografis, Selat Malaka memang dekat dengan tiga negara Asia Tenggara. Namun, kepetingan Selat Malaka bukan hanya melibatkan negara Asia Tenggara.
Contoh negara yang memiliki kepentingan terhadap selat tersebut adalah Amerika Serikat, Jepang, dan Cina. Mengutip dari buku yang sama, Setiawati (2023: 116), selat ini dianggap sebagai salah satu selat terpenting dan tersibuk di dunia.
Detail Letak Geografis Selat Malaka
Salah satu cara memperjelas tentang gambaran betapa strategisnya Selat Malaka adalah menilik letak geografis. Mengutip dari buku Potret Luar Negeri Indonesia di Era Reformasi karya Irewati dan Indriana (2019: 129), berikut adalah detail letak geografis dari Selat Malaka:
Selat Malaka dimulai sebelah barat pada garis batas bersama dari titik paling utara Pulau Sumatera ke titik paling Selatan di Distrik Mueang Phuket.
Sebelah utara Selat Malaka mencapai pantai barat daya dari Semenanjung Malaya dan bagian sebelah selatannya menjangkau bagian timur laut pantai Pulau Sumatera di Tanjung Kedabu, Kabupaten Kepulauan Meranti, Provinsi Riau.
Lebar terpanjang Selat Malaka pada sisi barat dari titik Pulau Sabang ke titik Pulau Phuket mencapai 408 km.
Lantas apa jawaban dari pertanyaan mengapa Selat Malaka menjadi ramai perdagangan dan menjadi tempat yang strategis untuk perdagangan? Jawabannya adalah karena berbatasan langsung dengan tiga negara dan termasuk selat penting dunia. (AA)
