Anggota Panitia Delapan Terdiri Dari? Ini Tugas-Tugasnya

Artikel yang membahas seputar sejarah hingga topik sosial lainnya.
·waktu baca 2 menit
Tulisan dari Sejarah dan Sosial tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Panitia Delapan atau dikenal sebagai Panitia Kecil merupakan panitia bentukan BPUPKI setelah sidang pertama selesai. Panitia Delapan terdiri dari delapan anggota. Lantas, anggota Panitia Delapan terdiri dari siapa saja? Dan apa tugas dari Panitia Delapan?
Untuk mengetahui penjelasannya, simak di sini.
Anggota Panitia Delapan
BPUPKI adalah badan bentukan Jepang di Indonesia dengan tujuan merealisasikan janji Jepang untuk memberi kemerdekaan bangsa Indonesia.
BPUPKI selama berdiri melakukan sidang dua kali dan pada sidang pertama menghasilkan pembentukan Panitia Kecil atau Panitia Delapan.
Lukman Hakiem dalam buku berjudul Dari Panggung Sejarah Bangsa Belajar dari Tokoh dan Peristiwa menjelaskan bahwa Ketua Panitia Delapan adalah Ir. Soekarno. Anggota panitia delapan, yaitu:
Ir. Soekarno
Drs. Mohammad Hatta
Ki Bagus Hadikusumo
Mr. Muhammad Yamin
Mr. A.A. Maramis
R. Otto Iskandardinata
Mas Soetardjo Kartohadikusumo
K.H.A. Wahid Hasyim
Panitia Delapan bekerja pada 2 Juni hingga 9 Juli 1945 ketika BPUPKI Reses. BPUPKI reses adalah suatu kegiatan yang dilaksanakan oleh anggota dewan di luar waktu sidang.
Tugas Panitia Delapan
Tugas Panitia Delapan dilaporkan Soekarno pada rapat besar BPUPKI 10 Juli 1945. Panitia Delapan mempunyai tugas mengumpulkan asal-usul para anggota BPUPKI yang akan dibahas pada masa sidang bulan Juli 1945 tentang dasar negara Indonesia.
Panitia Delapan mencatat tujuh usul sebagai berikut:
Kebangsaan dan Ketuhanan.
Kebangsaan dan Kerakyatan.
Kebangsaan, Kerakyatan, dan Ketuhanan.
Kebangsaan, Kerakyatan, dan kekeluargaan.
Kemakmuran hidup bersama, kemajuan kerohanian, kecerdasan pikiran bangsa Indonesia, bertakwa, berpegangan teguh kepada tuntunan Tuhan Yang Maha Esa, Agama Negara ialah Agama Islam.
Kebangsaan, Kerakyatan, dan Islam.
Jiwa Asia Timur Raya.
Ketika tujuh usul tersebut digodok oleh Panitia Sembilan, kemudian lahirlah yang disebut Piagam Jakarta sebagai Rancangan Mukadimah Undang-Undang Dasar.
Selain tugas tersebut, tugas Panitia Delapan dalam perumusan dasar negara Indonesia lainnya adalah:
Usul tentang bentuk dan kepala negara.
Meminta Indonesia segera merdeka secepat mungkin.
Mengusulkan unifikasi dan federasi.
Mengusulkan tentang agama, daerah,dan negara.
Mengusulkan Warga Negara Indonesia atau WNI.
Mengusulkan kenegaraan.
Demikianlah anggota Panitia Delapan dan tugas-tugasnya yang perlu diketahui. Semoga bermanfaat. (eK)
