Konten dari Pengguna

Anggota Panitia Sembilan dan Tugasnya dalam Sidang BPUPKI

google
Tambah ke Prefensi Google
info
Jadikan kumparan sebagai preferensi terpercayamu di Google
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Sejarah dan Sosial tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi : Panitia Sembilan. Sumber : fauxels/Pexels.com
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi : Panitia Sembilan. Sumber : fauxels/Pexels.com

Aim Abdulkarim dalam buku berjudul Pendidikan Kewarganegaraan untuk Kelas VIII SMP/MTs menjelaskan bahwa, Panitia Sembilan adalah panitia kecil yang dibentuk BPUPKI. Panitia sembilan mempunyai beberapa anggota dengan tugas masing-masing.

Lantas siapa saja anggota dan apa tugas masing-masing anggota dari Panitia Sembilan? Agar semakin tahu, simak dalam pembahasan di bawah ini!

Anggota Panitia Sembilan dan Tugasnya

Ilustrasi : Panitia Sembilan. Sumber : Pixabay

Panitia Sembilan mempunyai beberapa tugas, yaitu :

  1. Menyusun rumusan dasar negara sesuai pandangan umum para anggotanya.

  2. Memberikan masukan secara lisan dan tertulis serta membahas juga merumuskan dasar negara Indonesia.

  3. Menyusun rancangan naskah dasar negara Indonesia.

  4. Menampung masukan dari berbagai kalangan yang berhubungan dengan pembentukan dasar negara.

Adapun inilah anggota serta tugas dari Panitia Sembilan, yaitu :

  1. Soekarno sebagai ketua.

  2. Moh. Hatta sebagai wakil ketua.

  3. Moh. Yamin sebagai anggota.

  4. Achmad Soebardjo sebagai anggota.

  5. A.A. Maramis sebagai anggota.

  6. Abdul Kahar Muzakir sebagai anggota.

  7. Agus Salim sebagai anggota.

  8. Abikoesno Tjokrosoejoso sebagai anggota.

  9. Abdul Wachid Hasyim sebagai anggota.

Hasil Panitia Sembilan

Panitia Sembilan menyelenggarakan beberapa rapat dengan tujuan mengumpulkan pendapat dari berbagai pihak berkaitan dengan perumusan dasar negara Indonesia.

Ketika rapat, ada banyak pendapat yang diberikan ke berbagai kalangan. Mulai kalangan yang berlatar agama kuat hingga yang berbasis kebangsaan atau bernegara atau nasionalis.

Ada yang berpendapat ingin dasar negara Indonesia berlandaskan ajaran islam, sebab mayoritas penduduk Indonesia merupakan orang muslim.

Tetapi, ada sebagai kelompok yang kemudian menolak, dengan alasan kelompok minoritas indonesia dan meski mereka beda, namun mereka tetap bagian Indonesia.

Selanjutnya Panitia menggelar rapat terakhir 22 Juni 1945 dengan tujuan menentukan penyusunan dasar negara Indonesia. Sesudah menggelar rapat, Panitia Sembilan menuangkan dalam satu dokumen yang isinya rumusan maksud serta tujuan pembentukan negara Indonesia merdeka.

Selanjutnya dokumen ini dikenal sebagai Jakarta Charter atau Piagam Jakarta. Pemberian nama ‘Piagam Jakarta’ sendiri atas usulan dari Muh. Yamin.

Kendati demikian, setelah mengeluarkan hasil sidang dalam Piagam Jakarta, tetap ada pihak yang menolak hasil tersebut, dengan alasan sila ke-1 Pancasila terlalu condong ke Islam. Akhirnya rumusan dasar negara Pancasila terutama sila pertama diubah menjadi ‘Ketuhanan Yang Maha Esa” hingga sekarang.

Itulah penjelasan tentang anggota Panitia Sembilan dan tugasnya. Semoga membantu! (Ek)