Konten dari Pengguna

Apa Itu Teori Segitiga Api? Ini Penjelasannya

Sejarah dan Sosial

Sejarah dan Sosial

Artikel yang membahas seputar sejarah hingga topik sosial lainnya.

·waktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Sejarah dan Sosial tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi Teori Segitiga Api. Sumber: Unsplash
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi Teori Segitiga Api. Sumber: Unsplash

Membahas mengenai elemen pembentukan api, apa sebenarnya penjelasan dari teori segitiga api?

Dikutip dari buku Modul Praktikum Laboratorium Free & Safety oleh Budi Sulistiyo Nugroho, S.T., M.P.H.IPM, dkk., api merupakan sebuah proses kimia bercampur oksigen yang bisa terjadi diantara uap fuel dan oksigen serta panas yang dikenal dengan teori segitiga api.

Api kecil dapat menjadi kawan untuk manusia, namun jika sudah besar justru menjadi lawan karena merugikan. Lalu, apa sebenarnya teori segitiga api itu?

Apa Itu Teori Segitiga Api? Ini Penjelasannya

IIustrasi Teori Segitiga Api. Sumber: Unsplash

Kebakaran dapat terjadi karena kelalaian maupun kurangnya pengetahuan mengenai api. Teori segitaga api menjelaskan mengenai unsur pendukung dari pembentukan api.

Teori ini menjelaskan bagaimana terbentuknya api dari tiga elemen pendukungnya, yaitu oksigen, bahan bakar, serta sumber panas. Apabila ketiga unsur tersebut berada dalam jumlah cukup, maka terbentuklah api hingga salah satu unsur habis.

Elemen Pembentuk Api

Api dapat terjadi karena reaksi kimia, yaitu oksidasi. Oksidasi adalah proses oksigen bereaksi dengan berbagai unsur lainnya sehingga tercipta api.

1. Oksigen

Oksigen menjadi elemen utama dalam segitiga api. Elemen ini ada di udara. Bumi memiliki atmosfer dengan kandungan 21% volume oksigen. Untuk terbentuk api, dibutuhkan volume oksigen sekitar 15% di udara.

2. Bahan Bakar

Api bisa menyala apabila terdapat material yang dapat terbakar. Ada beberapa bahan bakar yang dapat mendukung tercipatanya api, yang berasal dari benda gas, cair, dan padat.

Contoh dari bahan bakar gas yaitu LNG, LPG, karbit, dan lainnya. Sedangkan, contoh dari bahan bakar cair adalah minyak tanah, bensin, thinner, spiritus, dan masih banyak lagi. Bahan bakar padat sendiri yaitu kayu, plastik, karet, kertas, kapas, dan lainnya.

3. Sumber Panas

Suhu panas menjadi elemen lainnya untuk terbentuk api. Untuk mendapatkan suhu panas bisa dari banyak sumber. Namun sumber panas paling utama berasal dari gaya gesek antara dua benda.

Contoh dari sumber panas yang dapat menghasilkan api adalah gesekan logam, energi listrik, gas bertekanan, lelehan, dan permukaan yang panas.

Itulah sekilas pembahasan mengenai teori segitiga api. Semoga bermanfaat! (LAU)