Konten dari Pengguna

Apa Saja Jenis-Jenis Pithecanthropus? Inilah Ciri-cirinya

Sejarah dan Sosial

Sejarah dan Sosial

Artikel yang membahas seputar sejarah hingga topik sosial lainnya.

·waktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Sejarah dan Sosial tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi apa saja jenis-jenis Pithecanthropus. Sumber: Brett Sayles/pexels.com
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi apa saja jenis-jenis Pithecanthropus. Sumber: Brett Sayles/pexels.com

Pithecanthropus atau yang dikenal juga sebagai manusia kera adalah salah satu jenis manusia purba yang ditemukan di Indonesia. Apa saja jenis-jenis Pithecanthropus? Manusia purba ini memiliki tiga jenis, salah satunya adalah Pithecanthropus Erectus.

Suprapto dalam penelitiannya yang berjudul Pola Adaptasi Pithecanthropus ErectustTerhadap Kondisi Alam Kala Pleistosen di Jawa: Suatu Kajian Paleogeografi dan Artefak Paleolitik mengungkapkan jika Pithecanthropus Erectus adalah jenis manusia purba yang hidup pada zaman pleistosen.

Untuk mengetahui informasi penting berkaitan dengan apa saja jenis-jenis Pithecanthropus, simak penjelasannya dalam bacaan berikut.

Apa Saja Jenis-jenis Pithecanthropus?

Ilustrasi apa saja jenis-jenis Pithecanthropus. Sumber: Gonzalo Mendiola/pexels.com

Pithecanthropus adalah manusia purba yang fosilnya banyak ditemukan di kawasan Indonesia. Adapun penemuan fosil Pithecanthropus ini pertama kali dilakukan oleh Eugene Dubois, seorang arkeolog asal Belanda di Trinil, Ngawi tahun 1891.

Lantas, apa saja jenis-jenis Pithecanthropus? Terdapat tiga jenis Pithecanthropus yang ditemukan di Indonesia, antara lain:

1. Pithecanthropus Mojokertensis

Salah satu jenis Pithecanthropus adalah Pithecanthropus Mojokertensis. Manusia purba ini ditemukan oleh Von Koenigswald di kawasan Perning, Jawa Timur. Saat itu, ditemukan fosil anak-anak berusia 5 tahun. Ciri-cirinya adalah mempunyai kening tebal, badan tegap, muka menonjol ke arah depan, serta pipi kuat.

2. Pithecanthropus Robustus

Jenis Pithecanthropus selanjutnya adalah Pithecanthropus Robustus. Manusia purba ini juga ditemukan oleh Von Koenigswald dan Weidenreich di kawasan Trinil, lembah Sungai Bengawan Solo. Penemuan fosil ini terjadi tahun 1939.

3. Pithecanthropus Erectus

Jenis Pithecanthropus yang ditemukan di Indonesia lainnya adalah Pithecanthropus Erectus. Fosil ini ditemukan di kawasan Trinil, Ngawi, Jawa Timur. Ciri-cirinya adalah mempunyai volume otak sekitar 900 cc dan tergolong dalam makhluk peralihan dari kera menuju manusia.

4. Pithecanthropus Soloensis

Jenis Pithecanthropus terakhir adalah Pithecanthropus Soloensis. Diperkirakan bahwa penemuan Pithecanthropus Soloensis terjadi sebelum Pithecanthropus Erectus, yakni sekitar tahun 1890.

Ciri-ciri Pithecanthropus

Pada dasarnya, Pithecanthropus hidup pada masa Pleistosen awal serta tengah atau sekitar 1-1,5 juta tahun lalu. Ciri-ciri umumnya mempunya berat badan rata-rata sekitar 80-100 kg dengan tinggi 168-180 cm. Untuk lebih jelasnya, berikut ini adalah beberapa ciri-ciri Pithecanthropus:

  • Berjalan dengan tegak dan mempunyai badan tegap.

  • Memiliki volume otak sekitar 775-975 cc.

  • Memiliki tulang rahang serta gigi geraham.

  • Keningnya menonjol dan sangat tebal.

  • Tidak mempunyai dagu.

  • Cara berjalannya mirip dengan kera.

  • Memiliki otak tengkuk kecil.

  • Memiliki tulang tengkorang di bagian atap yang memanjang.

  • Memiliki alat pengunyah serta pemakan segalanya.

  • Memiliki bentuk hidung yang tebal.

Demikian informasi mengenai apa saja jenis-jenis Pithecanthropus dan ciri-cirinya. [ENF]