Apa yang Dimaksud dengan AFTA? Ini Tujuan dan Dampaknya

Artikel yang membahas seputar sejarah hingga topik sosial lainnya.
ยทwaktu baca 2 menit
Tulisan dari Sejarah dan Sosial tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Apa yang dimaksud dengan AFTA? AFTA merupakan bentuk kerja sama negara-negara di Asia Tenggara dalam bidang ekonomi. AFTA sendiri memiliki kepanjangan Asean Free Trade Area.
Kerja sama yang dilakukan AFTA tentu saja dibutuhkan karena setiap negara pasti selalu berupaya meningkatkan kesejahteraan perekonomiannya. Agar tujuan tersebut dapat tercapai, maka dibentuklah kerja sama dalam bidang ekonomi internasional melalui AFTA.
Dikutip dari buku Pasti Bisa Geografi untuk SMA/MA Kelas XII karya Tim Ganesha Operation, berikut penjelasan lengkap tentang organisasi AFTA.
Apa yang Dimaksud dengan AFTA?
Apa yang dimaksud dengan AFTA? AFTA atau ASEAN Free Trade Area yang didirikan pada tahun 1992 di Singapura. Berdirinya organisasi AFTA ini bersamaan dengan Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) ASEAN IV.
AFTA sendiri adalah hasil kesepatan yang dibentuk oleh negara-negara ASEAN untuk menciptakan suatu zona perdagangan bebas. Banyak negara yang ikut tergabung dalam organisasi AFTA untuk memulihkan dan meningkatkan ekonominya.
Tujuan Dibentuknya Organisasi AFTA
Berikut ini beberapa tujuan dari organisasi AFTA yang perlu diketahui secara lebih dalam:
Meningkatkan kerja sama perdagangan yang saling menguntungkan antara negara-negara anggota ASEAN dan spesialisasi di lingkungan ASEAN.
AFTA juga dapat meningkatkan investasi dalam kegiatan produksi dan jasa bagi negara-negara anggota ASEAN.
Organisasi AFTA terbukti dapat meningkatkan masuknya investasi dari luar negara anggota ASEAN.
Banyak yang belum menyadari bahwa AFTA mampu menjadikan kawasan ASEAN sebagai tempat produksi yang kompetitif. Sehingga produk-produk ASEAN memiliki daya saing kuat di pasar global.
AFTA dimulai pada tanggal 1 Januari 1993 setelah KTT IV ASEAN tanggal 27-28 Januari 1992 di Singapura. Dimulainya AFTA ini melalui skema Co Common Efective Preferential Tariff (CEPT)
Dampak Organisasi AFTA
Dalam pelaksanaannya, AFTA menghadirkan berbagai dampak baik dari sisi positif maupun negatif. Berikut penjelasannya.
Meningkatkan jumlah produksi di negara-negara ASEAN.
Meningkatkan ekspor yang dapat menambah pendapatan pada setiap negara-negara ASEAN.
Dapat memenuhi kebutuhan barang yang masih belum bisa diproduksi atau belum mencukupi permintaan dalam negeri.
AFTA menimbulkan persaingan perdagangan di negara-negara ASEAN.
Apa yang dimaksud dengan AFTA? Secara garis besar, AFTA adalah bentuk kerja sama negara-negara di Asia Tenggara dalam bidang ekonomi. Dari tujuan yang tercipta, AFTA juga menghadirkan dampak positif maupun dampak negatif seperti penjelasan tersebut. (DSI)
