Apa yang Dimaksud dengan Desentralisasi Pemerintahan? Ini Jawabannya

Sejarah dan Sosial
Artikel yang membahas seputar sejarah hingga topik sosial lainnya.
Konten dari Pengguna
28 Februari 2024 22:00 WIB
·
waktu baca 2 menit
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-link-circle
more-vertical
Tulisan dari Sejarah dan Sosial tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan
Ilustrasi Apa yang Dimaksud dengan Desentralisasi Pemerintahan? Sumber: Unsplash
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi Apa yang Dimaksud dengan Desentralisasi Pemerintahan? Sumber: Unsplash
ADVERTISEMENT
Apa yang dimaksud dengan desentralisasi pemerintahan? Pertanyaan ini banyak diajukan dari mereka yang sedang mempelajari sistem pemerintahan.
ADVERTISEMENT
Dikutip dari buku Teori dan Praktik Pemerintahan dan Otonomi Daerah oleh Hanif Nurcholis, hubungan kewenangan antara pusat dan daerah dalam sistem negara kesatuan mempunyai konsep sentralisasi dan desentralisasi. Sentralisasi merupakan pemusatan semua kewenangan pemerintah pada pemerintah pusat.
Lantas, apa yang dimaksud dengan desentralisasi pemerintahan seperti yang diterapkan Indonesia?

Apa yang Dimaksud dengan Desentralisasi Pemerintahan?

Ilustrasi Apa yang Dimaksud dengan Desentralisasi Pemerintahan? Sumber: Unsplash
Desentralisasi merupakan bentuk pemberian kewenangan pada pengelola dengan tingkat kewenangan lebih rendah dalam suatu struktur organisasi.
Dalam Undang-Undang Nomor 32 tahun 2004 Pasal 1 dijelaskan bahwa desentralisasi merupakan penyerahan wewenang pemerintahan oleh pemerintah pada daerah otonom untuk mnegatur serta mengurus pemerintahan dalam sistem negara Republik Indonesia.
Tujuan umum dari desentralisasi yaitu meningkatkan produktivitas dan efektivitas untuk mencapai tujuan pemerintahan. Selain itu, pemberian kewenangan juga diharapkan bisa membentuk delegasi yang mampu menentukan keputusan secara mandiri.
ADVERTISEMENT
Asas desentralisasi terbagi menjadi empat, yaitu:
Secara umum, pendelegasian wewenang desentralisasi terjadi antara pihak posisi terttinggi dengan pihak di bawahnya, yaitu antara lembaga otonom pusat dengan lembaga otonom daerah.
Adapun kelebihan dari penerapan desentralisasi yaitu meningkatkan efektivitas, memperpendek birokrasi, meringankan pemerintah pusat, serta kemajuan daerah lebih merata.
Salah satu contoh dari desentralisasi pemerintahan terjadi di bidang fiskal. Bidang fiskal Indonesia menganit sistem desentralisasi secara resmi sejak 2001. Pemerintah pusat melimpahkan wewenang pada pemerintah daerah untuk mengelola keuangan daerah sampai pemungutan pajak.
Penerapan asa desentralisasi diharapkan mampu menyukseskan pembangunan daerah dan meningkatkan kualitas layanan publik di setiap daerah. Selain itu, desentralisasi fiskal bertujuan menjaga kesinambungan kebijakan fiskal secara makro.
ADVERTISEMENT
Nah itu dia sekilas pembahasan mengenai apa yang dimaksud dengan desentralisasi pemerintahan.(LAU)