Apa yang Dimaksud dengan Indonesia Berparlemen? Ini Jawabannya

Artikel yang membahas seputar sejarah hingga topik sosial lainnya.
·waktu baca 2 menit
Tulisan dari Sejarah dan Sosial tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

“Indonesia Berparlemen”, istilah ini dicetuskan oleh lima partai politik, yakni Parinda, Persatuan Minahasa, Gerindo, PII, dan PSII yang tergabung dalam GAPI (Gabungan Politik Indonesia). Lantas apa yang dimaksud dengan Indonesia Berparlemen?
Untuk mengetahui jawabannya, simak artikel ini!
Apa yang dimaksud dengan Indonesia Berparlemen?
Indonesia Berparlemen yaitu suatu tuntutan dari para pemimpin bangsa kepada kolonial Hindia-Belanda agar masyarakat Indonesia memiliki parlemen yang sesungguhnya.
Setelah tuntutan sebagai aksi Indonesia Berparlemen ini berlangsung, muncullah reaksi dari pemerintah. Seperti apa reaksinya?
Prof. Dr. Slamet Muljana dalam buku berjudul Kesadaran Nasional: Dari Kolonialisme sampai Kemerdekaan menjelaskan bahwa sikap pemerintah kolonial terhadap aksi Indonesia Berparlemen adalah tetap mengawasi semua gerak-gerik kaum nasionalis Indonesia untuk menjaga keselamatan pemerintahan jajahannya.
Sejak 1 Februari 1939, procureur general, H. Marcella, memberikan instruksi rahasia kepada polisi PID untuk melakukan pengawasan gerak-gerik Gerindo. Instruksi tersebut tidak pernah dicabut.
Instruksi bukan hanya kepada Gerindo saja, namun kepada partai lain, misalnya Parinda dan PSII. Selanjutnya aksi "Indonesia Berparlemen" tanggal 10 Februari 1940 mendapatkan penolakan dari pemerintahan paling tinggi di Nederland.
Alasan penolakan adalah selama Nederland memegang tanggung jawab kebijakan politik yang dijalankan di Indonesia, selama itu pula tidak mungkin diadakan parlemen di Indonesia.
Departemen Pendidikan dan Kebudayaan dalam buku berjudul Sejarah Kebangkitan Nasional Daerah Jawa Tengah menjelaskan bahwa aksi penolakan yang terjadi menimbulkan kekecewaan di kalangan rakyat terhadap pemerintahan Belanda.
Rakyat menuntut pembentukan parlemen yang wajar yang mewakili suara rakyat dan tuntutan di dilancarkan oleh GAPI atau "Aksi Indonesia Berparlemen" menuju ketetapan hasil pada 4 Juli 1939. GAPI mempunyai tujuan sebagai berikut:
Menyelenggarakan kongres Indonesia untuk membina persatuan bangsa.
Mengajukan kerjasama politik kepada semua partai politik terutama tuntutan dalam hak menentukan nasib sendiri.
Menjaga persatuan bangsa Indonesia atas dasar demokrasi dalam politik.
Memperbaiki kehidupan ekonomi dan sosial.
Untuk memperjuangkan agar tuntutan Indonesia berparlemen berhasil, maka didirikan Komite Parlemen Indonesia dan GAPI memprakarsai Konggres Rakyat Indonesia pada 23-25 Desember 1939.
Konggres mengeluarkan suatu manifes yang isinya tuntutan Indonesia Berparlemen dan ditetapkan pula bendera Merah Putih, bahasa Indonesia, dan lagu kebangsaan Indonesia Raya.
Demikianlah penjelasan tentang Apa yang dimaksud dengan Indonesia Berparlemen? Semoga bermanfaat! (eK)
