Konten dari Pengguna

Apa yang Dimaksud dengan Informal Group? Ini Jawabannya

google
Tambah ke Prefensi Google
info
Jadikan kumparan sebagai preferensi terpercayamu di Google
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Sejarah dan Sosial tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi Informal Group. Sumber: Unsplash
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi Informal Group. Sumber: Unsplash

Informal group adalah sebuah kelompok yang terbentuk karena interaksi yang sering terjadi diantara anggotanya. Agar lebih memahaminya, simak ulasan berikut.

Dikutip dari buku Perilaku Organisasi oleh Dr. H. Kamaluddin Abu Nawas, M.Ag dan Dr. Mardhiah, M.Pd, informal group atau kelompok informal merupakan kelompok yang berkembang dari kegiatan sehari-hari, interaksi, maupun sentimen antaranggota.

Mengenal Kelompok Informal

Ilustrasi Informal Group. Sumber: Unsplash

Informal gruoup atau kelompok informal dapat terbentuk diluar rencana organisasi. Kelompok ini muncul dengan cepat atas kepentingan bersama atau persahabatan. Kelompok informal biasanya berkembang apabila organisasi formal gagal memenuhi sosial dan psikologis anggota lingkungan kerja.

Jenis Kelompok Informal

Kelompok informal terbagi menjadi beberapa jenis menurut karakteristik, antara lain:

1. Kelompok apatis

Jenis pertama yaitu kelompok apatis. Kelompok ini merupakan kelompok yang paling pasif. Mereka hanya mempunyai sedikit keluhan dan tidak melawan tindakan manajamen.

Ciri dari kelompok apatis adalah menerapkan kepemimpinan, tidak kompak, perpecahan internal, dan rasa tidak puas yang ditekan.

2. Kelompok Tidak Menentu

Ciri dari jenis kelompok tidak menentu adalah mempunyai sifat yang mudah terbakar, tidak konsisten, serta kontrol yang buruk.

Selain itu, jenis kelompok tidak menentu ini juga mengunggulkan kepemimpinan otokratis dan membentuk serikat.

3. Kelompok Strategi

Kelompok strategi mempunyai ciri khas dimana mereka membuat pengaduan dengan konsisten dan baik. Mereka juga menetapkan kelompok mereka sebagai kelompok cerdas.

Anggota dalam kelompok strategi juga terus memberi tekanan kepada manajemen dengan penuh perhitungan untuk mengurus masalah mereka.

4. Kelompok Analisis

Ciri dari kelompok analisis adalah kondisi internal yang moderat, penuh percaya diri, dan tekanan pada tujuan spesifik.

Keuntungan Kelompok Informal

Adanya kelompok informal dapat menimbulkan beberapa keuntungan. Diantaranya:

  1. Membuat lingkungan kerja menjadi menyenangkan untuk anggotanya

  2. Komunikasi lebih lancar

  3. Prestasi meningkat

  4. Memunculkan rasa semangat

  5. Kekompakan antar anggota

Kerugian Kelompok Informal

Selain keuntungan, adanya kelompok informal juga menimbulkan beberapa kerugian, yaitu:

  1. Menuntut pengamatan pada norma kelompok

  2. Desas-desus yang disebar oleh kelompok bisa mempengaruhi fungsi organisasi

  3. Tuntutan harga untuk kerja sama

  4. Kekompakan bisa menghambat kerja sama dengan karyawan baru

Nah itu dia berbagai penjelasan mengenai informal group.(LAU)