Apa yang Dimaksud dengan Informal Group? Ini Jawabannya

Artikel yang membahas seputar sejarah hingga topik sosial lainnya.
·waktu baca 2 menit
Tulisan dari Sejarah dan Sosial tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Informal group adalah sebuah kelompok yang terbentuk karena interaksi yang sering terjadi diantara anggotanya. Agar lebih memahaminya, simak ulasan berikut.
Dikutip dari buku Perilaku Organisasi oleh Dr. H. Kamaluddin Abu Nawas, M.Ag dan Dr. Mardhiah, M.Pd, informal group atau kelompok informal merupakan kelompok yang berkembang dari kegiatan sehari-hari, interaksi, maupun sentimen antaranggota.
Mengenal Kelompok Informal
Informal gruoup atau kelompok informal dapat terbentuk diluar rencana organisasi. Kelompok ini muncul dengan cepat atas kepentingan bersama atau persahabatan. Kelompok informal biasanya berkembang apabila organisasi formal gagal memenuhi sosial dan psikologis anggota lingkungan kerja.
Jenis Kelompok Informal
Kelompok informal terbagi menjadi beberapa jenis menurut karakteristik, antara lain:
1. Kelompok apatis
Jenis pertama yaitu kelompok apatis. Kelompok ini merupakan kelompok yang paling pasif. Mereka hanya mempunyai sedikit keluhan dan tidak melawan tindakan manajamen.
Ciri dari kelompok apatis adalah menerapkan kepemimpinan, tidak kompak, perpecahan internal, dan rasa tidak puas yang ditekan.
2. Kelompok Tidak Menentu
Ciri dari jenis kelompok tidak menentu adalah mempunyai sifat yang mudah terbakar, tidak konsisten, serta kontrol yang buruk.
Selain itu, jenis kelompok tidak menentu ini juga mengunggulkan kepemimpinan otokratis dan membentuk serikat.
3. Kelompok Strategi
Kelompok strategi mempunyai ciri khas dimana mereka membuat pengaduan dengan konsisten dan baik. Mereka juga menetapkan kelompok mereka sebagai kelompok cerdas.
Anggota dalam kelompok strategi juga terus memberi tekanan kepada manajemen dengan penuh perhitungan untuk mengurus masalah mereka.
4. Kelompok Analisis
Ciri dari kelompok analisis adalah kondisi internal yang moderat, penuh percaya diri, dan tekanan pada tujuan spesifik.
Keuntungan Kelompok Informal
Adanya kelompok informal dapat menimbulkan beberapa keuntungan. Diantaranya:
Membuat lingkungan kerja menjadi menyenangkan untuk anggotanya
Komunikasi lebih lancar
Prestasi meningkat
Memunculkan rasa semangat
Kekompakan antar anggota
Kerugian Kelompok Informal
Selain keuntungan, adanya kelompok informal juga menimbulkan beberapa kerugian, yaitu:
Menuntut pengamatan pada norma kelompok
Desas-desus yang disebar oleh kelompok bisa mempengaruhi fungsi organisasi
Tuntutan harga untuk kerja sama
Kekompakan bisa menghambat kerja sama dengan karyawan baru
Nah itu dia berbagai penjelasan mengenai informal group.(LAU)
