Apakah Hakikat Pembangunan Nasional? Ini Jawaban dan Penjelasannya

Artikel yang membahas seputar sejarah hingga topik sosial lainnya.
·waktu baca 3 menit
Tulisan dari Sejarah dan Sosial tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Apakah hakikat pembangunan nasional? Hakikat pembangunan nasional adalah upaya terencana dan berkelanjutan yang dilakukan oleh suatu negara untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakatnya secara menyeluruh.
Melalui pembangunan nasional, negara bertujuan untuk mencapai pertumbuhan ekonomi, meningkatkan kualitas hidup, dan menciptakan keadilan sosial bagi seluruh rakyat.
Pembangunan ini melibatkan berbagai sektor, termasuk ekonomi, pendidikan, kesehatan, dan infrastruktur guna membangun fondasi yang kuat untuk kemajuan bangsa di masa depan.
Apakah Hakikat Pembangunan Nasional?
Apakah hakikat pembangunan nasional? Mengutip situs scholar.unand.ac.id, hakikat pembangunan nasional adalah pembangunan manusia Indonesia seutuhnya dan pembangunan masyarakat Indonesia seluruhnya.
Oleh karena itu, tujuan akhir pembangunan harus difokuskan pada manusia.
Pembangunan manusia adalah proses untuk memperbanyak pilihan yang dimiliki oleh manusia.
Dikutip dari situs psppr.ugm.ac.id, pembangunan nasional merupakan upaya yang dilaksanakan oleh semua komponen bangsa dalam rangka mencapai tujuan bernegara.
Perencanaan pembangunan di Indonesia mempunyai dasar, yakni UU nomor 25 tahun 2004 tentang sistem perencanaan pembangunan nasional.
Sistem perencanaan pembangunan nasional yaitu satu kesatuan tata cara perencanaan pembangunan untuk menghasilkan rencana-rencana pembangunan dalam jangka panjang, menengah, dan tahunan.
Sistem perencanaan pembangunan nasional memiliki tujuan, yaitu:
Menjamin terciptanya integrasi, sinkronisasi, dan sinergi, baik antar daerah, antar ruang, antar waktu, antar fungsi pemerintahan maupun antara pusat dan daerah.
Mendukung koordinasi antar pelaku pembangunan.
Menjamin tercapainya penggunaan sumber daya secara efektif, efisien, berkeadilan serta berkelanjutan.
Menjamin keterkaitan dan konsistensi antara perencanaan, penganggaran pelaksanaan serta pengawasan.
Mengoptimalkan partisipasi masyarakat.
Apakah hakikat pembangunan nasional? Menurut UU nomor 25 tahun 2004, rencana pembangunan nasional meliputi:
Rencana pembangunan tahunan nasional yang merupakan dokumen perencanaan tahunan, baik untuk kabupaten/kota, provinsi, dan nasional.
Rencana pembangunan jangka menengah atau RPJM yang merupakan dokumen perencanaan untuk periode 5 tahun, baik untuk nasional, provinsi, dan kabupaten/kota.
Rencana pembangunan jangka panjang atau RPJP yang merupakan dokumen perencanaan untuk periode 20 tahun, baik untuk provinsi, kabupaten/kota, dan nasional.
Dikutip dari buku Pendidikan untuk Pembangunan Nasional Menuju Bangsa Indonesia yang Mandiri dan Berdaya Saing Tinggi, Mohammad Ali, (2009:2), visi pembangunan nasional tahun 2005-2025.
Diketahui bahwa visi pembangunan nasional tahun 2005-2025 adalah Indonesia yang mandiri, maju, adil, dan makmur.
Mengutip buku Pendidikan untuk Pembangunan Nasional Menuju Bangsa Indonesia yang Mandiri dan Berdaya Saing Tinggi, Mohammad Ali, (2009:1), era reformasi telah membangkitkan kembali harapan masyarakat.
Harapan masyarakat yang dimaksud adalah tentang keberhasilan pembangunan nasional.
Dalam rencana pembangunan jangka panjang atau RPJP 2005-2025 khususnya, harapan ini dinyatakan secara eksplisit, terutama karena tertuang dalam visi pembangunan nasional.
Apakah hakikat pembangunan nasional? Dengan demikian, hakikat pembangunan nasional bukan hanya tentang pertumbuhan ekonomi semata, melainkan juga upaya menyeluruh untuk meningkatkan kualitas hidup masyarakat.
Baca juga: 5 Tujuan Pembangunan Nasional dalam Pembukaan UUD NKRI Tahun 1945
