Konten dari Pengguna

Apakah Wayang Kulit Dibuat dengan Seni Dekoratif? Ini Faktanya

Sejarah dan Sosial

Sejarah dan Sosial

Artikel yang membahas seputar sejarah hingga topik sosial lainnya.

·waktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Sejarah dan Sosial tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi apakah wayang kulit dibuat dengan seni dekoratif. Sumber: freepik/pexels.com
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi apakah wayang kulit dibuat dengan seni dekoratif. Sumber: freepik/pexels.com

Apakah wayang kulit dibuat dengan seni dekoratif? Wayang kulit adalah seni rupa yang termasuk sebagai karya dekoratif. Pasalnya, dalam pembuatannya membutuhkan kegiatan menghias dan menggambar.

Maya, Laksana, dan Hera dalam Pengaruh Metode Ekspresi Bebas terhadap Kreativitas Siswa Membuat Karya Dekoratif Wayang Kulit Palembang menjelaskan bahwa seni dekoratif adalah jenis seni rupa yang dilakukan dengan cara menghias, seperti wayang kulit.

Apabila ingin memahami penjelasan apakah wayang kulit dibuat dengan seni dekoratif, cari tahu informasinya di artikel berikut.

Apa itu Seni Dekoratif?

Ilustrasi apakah wayang kulit dibuat dengan seni dekoratif. Sumber: pikisuperstar/pexels.com

Sebelum mengetahui informasi lebih lanjut seputar apakah wayang kulit dibuat dengan seni dekoratif, sebaiknya pahami dulu pengertian seni dekoratif. Jadi, seni dekoratif adalah salah satu cabang seni modern yang pertama kali berkembang di Eropa Barat serta Amerika Serikat.

Seni dekoratif memerlukan kegiatan menghias dan menggambar yang umumnya menggunakan langkah modern. Tujuan seni dekoratif adalah untuk membuat suatu karya menjadi lebih mewah dan anggun. Bukan hanya itu, seni dekoratif juga memiliki tujuan sebagai simbol tertentu bagi masyarakat adat.

Apakah Wayang Kulit Dibuat dengan Seni Dekoratif?

Lantas, apakah wayang kulit dibuat dengan seni dekoratif? Masyarakat mengenal wayang kulit sebagai seni pertunjukan yang dimainkan oleh dalang menggunakan boneka wayang. Namun, apabila dilihat dari segi pembuatannya, wayang kulit termasuk sebagai seni dekoratif.

Pasalnya, seorang pembuat wayang kulit perlu menggambar dan melukis untuk menghasilkan wayang sesuai dengan karakter tokoh-tokohnya. Seni dekoratif wayang kulit ini membutuhkan kemampuan menghias secara ekspresif.

Jadi, seniman atau pembuat wayang kulitnya akan menghias kulit hewan untuk digambar berdasarkan tokoh yang hendak dipertunjukkan. Pembuatan ini juga membutuhkan eksplorasi cerita agar seniman mampu memahami karakter dan ciri-ciri setiap tokoh wayang yang membedakannya dengan tokoh lain.

Oleh sebab itu, wayang bukan sekadar seni pertunjukan yang mampu menghibur masyarakat, tetapi juga tergolong seni dekoratif yang menjadi ekspresi seorang seniman yang dilukiskan dalam karakter tokoh pewayangan.

Itulah informasi mengenai apakah wayang kulit dibuat dengan seni dekoratif. [ENF]