Konten dari Pengguna

Arti Penting Dekrit Presiden 5 Juli 1959 beserta Dampaknya

Sejarah dan Sosial

Sejarah dan Sosial

Artikel yang membahas seputar sejarah hingga topik sosial lainnya.

ยทwaktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Sejarah dan Sosial tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi arti penting dekrit presiden 5 juli 1959. Sumber: pixabay
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi arti penting dekrit presiden 5 juli 1959. Sumber: pixabay

Pada 5 Juli 1959, Presiden Soekarno mengeluarkan dekrit atau sebuah ketetapan presiden yang berisi memberlakukan kembali Undang-Undang Dasar tahun 1945. Arti penting Dekrit Presiden 5 Juli 1959 adalah bangsa Indonesia terhindar dari konflik dengan menerapkan demokrasi terpimpin.

Dikutip dari buku Ilmu Pengetahuan Sosial karya Waluyo, Dekrit Presiden 5 Juli tahun 1959 dikeluarkan oleh presiden dikarenakan adanya kegagalan oleh Badan Konstituante ketika menetapkan UUD baru sebagai pengganti dari UUD Sementara di tahun 1950.

Arti Penting Dekrit Presiden 5 Juli 1959

Ilustrasi arti penting dekrit presiden 5 juli 1959. Sumber: pixabay

Arti penting dari dikeluarkannya Dekrit Presiden pada 5 Juli 1959 yaitu mengakhiri tugas dari parlemen, kabinet serta periode pada sistem parlementer yang berlaku saat itu.

Dekrit Presiden tersebut mengakhiri masa Demokrasi Parlementer yang berlaku di Indonesia sekaligus memberi dampak pada periode pemerintahan oleh partai politik di Indonesia.

Pemberlakuan Dekrit Presiden ini membuat periode pemerintahan oleh partai politik diakhiri dan dengan adanya dekrit ini menjadikan peran dari parlemen secara perlahan dipegang secara langsung oleh Presiden Soekarno dan membuat terlahir sistem pemerintahan yaitu Demokrasi Terpimpin.

Ketika dilihat dengan lebih rinci, terdapat dampak positif serta dampak negatif dari dikeluarkannya Dekrit Presiden pada 5 Juli 1959 oleh Presiden Soekarno saat itu.

Dampak Positif

Berikut penjelasan apa saja dampak positif dari dikeluarkannya dekrit presiden 5 Juli 1959:

  1. Menyelamatkan NKRI dari perpecahan sekaligus krisis politik dalam jangka panjang.

  2. Memberikan suatu pedoman yang jelas bagi NKRI yaitu UUD 1945 yang akan bermanfaat bagi kelangsungan negara.

  3. Merintis pembentukan MPRS serta lembaga tinggi negara yang berupa DPAS yang selama masa Demokrasi Parlemen pembentukannya terus tertunda.

Dampak Negatif

Berikut penjelasan apa saja dampak negatif dari dikeluarkannya dekrit presiden 5 Juli 1959:

  1. UUD 1945 seharusnya menjadi suatu dasar hukum konstitusional bagi penyelenggaraan pemerintahan dan pelaksanaannya hanya menjadi slogan kosong belaka dan tidak ada wujud nyata.

  2. Dekrit presiden 5 Juli 1959 memberikan kekuasaan yang cukup besar pada presiden, MPR hingga lembaga tinggi negara yang terlihat pada masa-masa Demokrasi Terpimpin serta terus berlanjut hingga masa Orde Baru.

  3. Memberi peluang untuk militer untuk dapat terjun di dunia politik.

Demikianlah penjelasan mengenai arti penting Dekrit Presiden 5 Juli 1959. (ARH)