Konten dari Pengguna

Arti Politik Dinasti, Faktor Penyebab, beserta Dampaknya

google
Tambah ke Prefensi Google
info
Jadikan kumparan sebagai preferensi terpercayamu di Google
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Sejarah dan Sosial tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi arti politik dinasti. Sumber: Element5 Digital/pexels.com
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi arti politik dinasti. Sumber: Element5 Digital/pexels.com

Arti politik dinasti adalah suatu kekuasaan politik yang dijalankan oleh orang-orang yang masih memiliki keterikatan darah maupun golongan tertentu.

Hidayati dalam Dinasti Politik dan Demokrasi Indonesia menyebutkan bahwa politik dinasti adalah praktik kekuasaan yang memberikan kesempatan pada anggota keluarga untuk menduduki suatu kursi jabatan tertentu.

Untuk mengetahui lebih lanjut mengenai arti politik dinasti, baca artikel ini sampai selesai.

Arti Politik Dinasti

Ilustrasi arti politik dinasti. Sumber: Tranmautritam/pexels.com

Arti politik dinasti adalah suatu praktik politik yang memberikan kedudukan atau jabatan pada anggota keluarga atau seseorang yang masih memiliki ikatan darah.

Politik dinasti ini umumnya identik dengan sistem kerajaan. Pasalnya, kekuasaan seringkali diturunkan dari ayah kepada anaknya. Hal ini bertujuan untuk menjaga kekuasaan agar tetap berada di keluarganya.

Pada dasarnya, adanya dinasti politik ini memicu timbulnya oligarki politik serta iklim politik yang menjadi kurang kondusif. Pasalnya, kekuasaan politik hanya berputar pada pertalian kekerabatan yang sama.

Di samping itu, dinasti politik juga mengurangi kesempatan orang lain untuk turut berpartisipasi dalam sistem politik.

Penyebab Dinasti Politik

Munculnya dinasti politik disebabkan oleh sejumlah faktor. Di antaranya sebagai berikut:

  1. Munculnya keinginan dalam keluarga atau diri sendiri untuk memegang kekuasaan.

  2. Timbulnya kolaborasi antara pengusaha sekaligus penguasa agar mengkolaborasikan kekuatan politik serta modal.

  3. Munculnya kelompok terorganisasi akibat adanya kesepakatan serta kebersamaan dalam suatu kelompok, sehingga timbul pengikut serta penguasa kelompok.

  4. Terdapat pembagian tugas antara kekuasaan politik serta kekuasaan modal, sehingga rentan menimbulkan korupsi.

Dampak Politik Dinasti

Politik dinasti yang dijalankan secara terus menerus umumnya bisa memberikan dampak negatif. Adapun dampak politik dinasti adalah:

  1. Tertutupnya kesempatan masyarakat luas untuk tergabung sebagai kader handal serta berkualitas karena perputaran politik hanya terbatas pada satu keluarga saja.

  2. Membuat partai politik sebagai mesin politik saja sehingga dapat menghambat fungsi umum dari suatu partai politik.

  3. Suatu wilayah atau negara menjadi sulit untuk mewujudkan sistem demokrasi yang bersih dan baik, karena kontrol kekuasaannya melemah.

Demikian penjelasan mengenai arti politik dinasti, penyebab, serta dampaknya. [ENF]