Asal Kata Puisi, Fungsi, serta Unsur-unsur Pembentuknya

Artikel yang membahas seputar sejarah hingga topik sosial lainnya.
·waktu baca 2 menit
Tulisan dari Sejarah dan Sosial tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Puisi adalah salah satu bentuk karya sastra yang ditulis dengan diksi indah untuk menyampaikan emosi maupun perasaan. Puisi berasal dari bahasa Yunani, yaitu "pocima" atau "poieo". Kedua kata tersebut mempunyai arti penyusunan atau kreasi.
Sayuti dalam Hakikat, Ciri, dan Fungsi Puisi menyebutkan bahwa puisi telah ada sejak zaman dahulu sebagai bentuk karya sastra lama dan disampaikan secara lisan. Dalam perkembangannya, puisi ditulis dengan berbagai jenis tergantung kreativitas penulisnya.
Untuk mengetahui informasi lebih lanjut mengenai asal kata puisi dan fungsinya dalam artikel berikut.
Asal Kata Puisi
Puisi adalah jenis karya sastra lama yang ditulis sebagai wadah untuk mengekspresikan diri dalam bentuk imajinasi, keresahan, pengalaman, nasihat, kesenangan, maupun pemikiran. Puisi berasal dari bahasa Yunani, yaitu "pocima" dan "poieo" yang artinya penyusunan atau kreasi.
Jadi, manusia menjadi makhluk yang menyusun serta mengkreasikan puisi. Penulisan puisi umumnya mengandung unsur rima, irama, lirik, diksi, serta menggunakan kata kiasan untuk menunjukkan estetika bahasa.
Fungsi Puisi
Sebagai karya sastra lama, puisi adalah wadah penting bagi para penyair untuk mengekspresikan perasaannya. Adapun beberapa fungsi puisi adalah:
Sebagai wadah untuk mengekspresikan perasaan, emosi, pengalaman, kritik, maupun imajinasi. Biasanya, puisi ditulis penyair untuk mengungkapkan perasaannya yang sulit diutarakan dengan bahasa sehari-hari.
Beberapa negara menganggap puisi selayaknya kitab suci untuk menjaga kehidupan.
Membawa keindahan dengan elemen alam dan menempatkan manusia selaku subjek utamanya.
Memperluas wawasan pembaca serta mencerminkan kebenaran.
Mengeksplorasi manusia sebagai fokus utama budaya dengan berbagai permasalahannya.
Unsur-unsur Pembentuk Puisi
Terdapat beberapa unsur pembentuk puisi yang memengaruhi keindahannya. Adapun jenis unsur-unsur pembentuk puisi adalah:
1. Unsur Intrinsik
Unsur intrinsik adalah unsur dari dalam yang memengaruhi terbentuknya suatu puisi. Adapun beberapa contoh unsur intrinsik puisi adalah:
Diksi atau pilihan kata.
Majas atau gaya bahasa.
Imaji atau bayangan, seperti imajinasi auditif, visual, maupun taktil.
Pengulangan bunyi atau rima.
Bunyi atau penggunaan kata-kata untuk memunculkan efek tertentu.
Ritme atau dinamika suara.
Tema atau gagasan pokok.
2. Unsur Ekstrinsik
Unsur ekstrinsik adalah unsur yang membentuk puisi dari aspek luarnya dan umumnya berhubungan dengan pemahaman pengarang. Adapun beberapa unsur ekstrinsik puisi adalah:
Unsur historis atau sejarah.
Unsur psikologis.
Unsur filsafat.
Demikian informasi mengenai asal kata puisi, fungsi, serta unsur pembentuknya. [ENF]
