Konten dari Pengguna

Asal-Usul Evolusi Vertebrata Pertama dari Periode Ordovisium

Sejarah dan Sosial

Sejarah dan Sosial

Artikel yang membahas seputar sejarah hingga topik sosial lainnya.

·waktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Sejarah dan Sosial tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi asal usul evolusi vertebrata. Sumber: Maria Isabella Bernotti/pexels.com
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi asal usul evolusi vertebrata. Sumber: Maria Isabella Bernotti/pexels.com

Vertebrata adalah jenis makhluk hidup bertulang belakang yang diperkirakan telah muncul jutaan tahun lalu. Asal usul evolusi vertebrata berawal dari periode Ordovisium di masa Paleozoikum ketika muncul jenis vertebrata pertama.

Maya dan Nur dalam penelitiannya yang bertajuk Zoologi Vertebrata menyampaikan jika vertebrata adalah jenis hewan yang mempunyai punggung atau tulang belakang.

Untuk mengetahui informasi penting mengenai asal usul evolusi vertebrata, simak penjelasannya dalam artikel berikut.

Asal Usul Evolusi Vertebrata

Ilustrasi asal usul evolusi vertebrata. Sumber: Maria Isabella Bernotti/pexels.com

Sebagaimana penjelasan sebelumnya, vertebrata adalah jenis hewan bertulang belakang yang diperkirakan telah ditemukan jutaan tahun lalu. Asal usul evolusi vertebrata bermula dari periode kedua dari zaman Paleozoikum, yakni periode Ordovisium.

Pada masa itu, bumi cenderung masih kurang stabil dan sering mengalami perubahan, periode ini terjadi sekitar 435-500 juta tahun lalu. Sekitar penghujung tahun 1990-an, seorang ahli paleontologis di China menemukan beberapa koleksi fosil yang usianya 515 juta tahun lalu.

Fosil ini diperkirakan berawal dari chordata yang kemudian mengalami transformasi menjadi vertebrata dan terbentuk melalui periode ledakan Cambrian. Kala itu, sejumlah kelompok hewan cenderung mengalami diversifikasi dengan cepat.

Adapun fosil paling primitif yang pertama kali ditemukan adalah Haikouella, bentuknya menyerupai lancelet, tetapi belum dapat dikategorikan sebagai vertebrata sekalipun ciri-cirinya sudah mirip.

Sementara itu, fosil vertebrata yang diperkirakan paling tua adalah Haikouichthys ercaicunensis serta Myllokunmingia. Sayangnya, sejumlah ahli cenderung memperdebatkan apakah fosil Myllokunmingia masuk dalam vertebrata atau chordata.

Di sisi lain, Haikouichthys ercaicunensis sudah bisa dikategorikan sebagai vertebrata dengan ciri-ciri tulang belakang sederhana, notokorda, serta memiliki kepala dan ekor. Hewan ini tidak memiliki rahang, sehingga termasuk sebagai hewan penyaring yang tinggal di dasar laut.

Evolusi vertebrata dilanjutkan dengan evolusi hewan berahang atau Gnathostomata, mempunyai rangka mineral (Osteichthyes dan Chondrichthyes), berparu-paru serta derivat (Actinopterygii), Actinistia atau sirip berlobus, tetrapoda atau berkaki, telur amniotik atau kategori reptilia, sampai Mamalia yang memiliki susu.

Demikian informasi penting mengenai asal usul evolusi vertebrata yang penting untuk dipahami. [ENF]