Konten dari Pengguna

Asal-usul Kemang yang Jadi Nama Kawasan Elite di Jakarta

Sejarah dan Sosial

Sejarah dan Sosial

Artikel yang membahas seputar sejarah hingga topik sosial lainnya.

ยทwaktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Sejarah dan Sosial tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi Asal-usul Kemang. Unsplash/Getty Images
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi Asal-usul Kemang. Unsplash/Getty Images

Asal-usul Kemang menyimpan sejarah menarik sebelum menjadi kawasan elite dan modern di Jakarta Selatan yang kini penuh kafe dan apartemen. Kemang dikenal luas sebagai kawasan yang identik dengan gaya hidup anak muda metropolitan.

Dikelilingi deretan kafe, bar, butik, hingga hunian mewah, wilayah ini kini menjadi simbol kawasan elite di Jakarta Selatan. Namun, di balik kemegahan dan kesan modern yang melekat, tersimpan sejarah panjang mengenai asal-usul Kemang yang tak banyak diketahui.

Dikutip dari situs fadami.indozone.id, Kemang dulunya hanyalah sebuah perkampungan tenang yang cukup terpencil dari keramaian Jakarta.

Asal-usul Kemang

Ilustrasi Asal-usul Kemang. Unsplash/Polina Kuzovkova

Asal-usul Kemang berakar dari nama pohon khas yang tumbuh subur di wilayah tersebut, yaitu pohon kemang. Tanaman ini menghasilkan buah mirip mangga dengan aroma menyengat.

Buah kemang cukup populer karena rasanya yang unik dan sering dijadikan bahan olahan tradisional.

Pohon-pohon ini dulunya tumbuh liar dan banyak ditemukan di sepanjang aliran sungai serta pekarangan warga.

Nama Kemang dipilih sebagai penanda wilayah karena pohon tersebut menjadi ciri khas lingkungan.

Seiring berjalannya waktu, pemukiman mulai berkembang. Meskipun masih dianggap terpencil hingga tahun 1970-an, kawasan ini mulai dilirik para pendatang karena suasana lingkungannya yang asri dan masih alami.

Wilayah Kemang bahkan pernah dijuluki sebagai tempat jin buang anak karena lokasinya yang jauh dari pusat kota dan minim penerangan.

Transformasi Menjadi Kawasan Elite

Ilustrasi Asal-usul Kemang. Unsplash/Getty Images

Perubahan wajah Kemang terjadi secara signifikan sejak tahun 1990-an. Banyak warga negara asing mulai menetap di kawasan ini karena suasananya yang tenang namun dekat dengan pusat bisnis Jakarta.

Seiring meningkatnya permintaan hunian dan ruang komersial, Kemang pun mulai dipenuhi apartemen, restoran modern, dan tempat hiburan malam.

Kemang kini dikenal luas sebagai simbol gaya hidup urban kelas atas. Namun di tengah kepadatan pembangunan, nama Kemang tetap menjadi pengingat akan sejarah asal-usul kawasan ini.

Identitas lokal yang melekat pada nama tersebut menjadikan kawasan ini unik, karena tetap menyimpan nilai sejarah meski terus bergerak menjadi kawasan modern.

Asal-usul Kemang tak sekadar soal pohon yang dulu tumbuh di tepi perkampungan, tetapi juga tentang perjalanan sebuah kawasan dari wilayah terpencil hingga menjadi kawasan elite di ibu kota.

Sejarah ini menambah kekayaan narasi Jakarta Selatan sebagai pusat pertumbuhan gaya hidup modern dengan akar budaya lokal yang kuat. (Anggie)

Baca Juga: Sejarah Marga Rajagukguk dari Masa Kerajaan hingga Masa Kini