Asal Usul Ketupat dan Makna yang Terkandung di Dalamnya

Artikel yang membahas seputar sejarah hingga topik sosial lainnya.
ยทwaktu baca 2 menit
Tulisan dari Sejarah dan Sosial tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Asal usul ketupat menjadi pembahasan yang menarik karena identik terhadap tradisi masyarakat Indonesia pada Hari Raya Idul Fitri.
Dikutip dari buku Kreasi Bentuk Selongsong 16 Ketupat, ketupat merpakan hidangan khas Nusantara yang berbahan dasar beras dengan bungkus selongsong dari anyaman daun kelapa. Proses pembuatannya dibutuhkan keterampilan dan ketelatenan khusus.
Lantas, darimana asal usul ketupat yang menjadi salah satu tradisi lebaran masyarakat di Indonesia setiap tahunnya?
Asal Usul Ketupat
Ada berbagai sumber yang menceritakan asal mula ketupat. Salah satunya menyebut bahwa ketupat menjadi simbol hari raya pada masa Kerajaan Demak sekitar abad 15 M.
Selain itu, ketupat juga disebut berkaitan dengan Sunan Kalijaga yang menyebarkan agama Islam di tanah Jawa. Beliau membuat ketupat sebagai alat menyebar syiar di pesisir utara Jawa sejak abad 15 sampai 16 M.
Pasalnya, pada masa tersebut, ketupat sudah menjadi simbol dalam merayakan hari raya ketika Raden Patah berkuasa. Adanya fenomena tersebut menginspirasi Sunan Kalijaga dalam berdakwah.
Penggunaan janur sebagai bungkus ketupat menggambarkan identitas masyarakat pesisir karena banyak ditumbuhi nyiur atau pohon kelapa.
Selain itu, Sunan Kalijaga turut menyisipkan ajaran Hindu pada dakwahnya sehingga akhirnya menciptakan akulturasi. Tujuannya tentu ingin menarik hati masyarakat yang beragama Hindu.
Makna Tradisi Ketupat
Kata ketupat atau kupat berasal dari kata "ngaku lepat" dalam bahasa Jawa. Artinya, yaitu "mengakui kesalahan". Inilah mengapa, ketupat menjadi simbol tertentu pada lebaran.
Simbol tersebut mengacu pada umat Muslim yang mengakui kesalahan, kemudian saling memaafkan yang disusul melupakan kesalahan-kesalahan.
Ketupat juga memiliki arti sebagai "laku papat" yang mencerminkan empat sisi ketupat dengan penjelasan:
Lebaran: berasal dari kata "lebar" yang memiliki arti pintu ampun dibuka bagi orang lain.
Laburan: kata lain dari "kapur" dengan arti putih kembali seperti bayi atau menyucikan diri.
Luberan: berasal dari kata "luber" bermakna melebur dosa selama satu tahun.
Itu dia sekilas pembahasan mengenai asal-usul ketupat beserta maknanya.(LAU)
