Konten dari Pengguna

Asal Usul Tari Gambyong dari Jawa Tengah serta Faktanya

Sejarah dan Sosial

Sejarah dan Sosial

Artikel yang membahas seputar sejarah hingga topik sosial lainnya.

ยทwaktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Sejarah dan Sosial tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi asal usul Tari gambyong dari Jawa Tengah. Sumber: Abegail Sayson/pexels.com
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi asal usul Tari gambyong dari Jawa Tengah. Sumber: Abegail Sayson/pexels.com

Tari Gambyong adalah jenis tarian yang berasal dari Jawa Tengah. Asal usul Tari Gambyong dari Jawa Tengah ini bermula dari tradisi pertanian masyarakat yang mengharapkan agar hasil panennya melimpah.

Widyastutieningrum, Sedyawati, dan Saddhono dalam Sejarah Tari Gambyong: Seni Rakyat Menuju Istana mengungkapkan bahwa Tari Gambyong termasuk sebagai kesenian tradisional yang termasuk sebagai tarian keraton.

Untuk mengetahui informasi lengkap seputar asal usul Tari Gambyong dari Jawa Tengah, simak selengkapnya dalam bacaan berikut.

Asal Usul Tari Gambyong dari Jawa Tengah

Ilustrasi asal usul Tari gambyong dari Jawa Tengah. Sumber: Veronica Arias/pexels.com

Asal usul Tari Gambyong dari Jawa Tengah memiliki banyak kisah. Menurut masyarakat, Tari Gambyong berasal dari tradisi pertanian agar panennya melimpah.

Di samping itu, sejarah Tari Gambyong juga disebutkan dalam Serat Centhini, bahwa gambyong adalah tarian tledhek. Pada zaman dahulu, seorang penata tari di masa Pakubuwana IX mulai menggarap Tari Gambyong agar lebih cocok dipertunjukkan di hadapan bangsawan.

Setelah itu, tarian rakyat ini pun mulai dipertunjukkan di kawasan Istana Mangkunegaraan. Sekitar tahun 1950, akhirnya muncul Tari Gambyong dengan versi baku atau Gambyong Pareanom. Tarian tersebut dipertunjukkan pada 1951 dan mulai bermunculan versi lain untuk dipertunjukkan oleh masyarakat luas.

Fakta Tari Gambyong

Terdapat sejumlah fakta dari Tari Gambyong yang perlu diketahui, antara lain:

1. Makna

Tari Gambyong mempunyai makna berupa Dewi Sri atau dewi padi yang menari. Itulah mengapa, pada zaman dahulu Tari Gambyong dipertunjukkan dalam ritual pertanian guna mendapatkan hasil panen yang melimpah.

2. Ciri

Tari Gambyong mempunyai ciri khusus, antara lain:

  • Tari Gambyong dibuka dengan gendhing pangkur.

  • Pakaian penari Gambyong mempunyai warna kuning serta hijau. Warna tersebut menyimbolkan kemakmuran serta kesuburan.

  • Teknik gerak, irama tari, serta pola kendhangan bisa menampilkan karakter tarian yang termasuk luwes.

3. Fungsi

Tari Gambyong mempunyai fungsi awal sebagai pengiring upacara menanam padi serta panen. Akan tetapi, dalam perkembangannya, Tari Gambyong memiliki fungsi lain, seperti fungsi hiburan maupun pengiring acara keraton.

Demikian sederet informasi mengenai asal usul Tari Gambyong dari Jawa Tengah yang perlu diketahui. [ENF]