ASEAN Berdiri Pada Tanggal Berapa? Ini Sejarahnya

Artikel yang membahas seputar sejarah hingga topik sosial lainnya.
ยทwaktu baca 2 menit
Tulisan dari Sejarah dan Sosial tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

ASEAN berdiri pada tanggal 8 Agustus 1967 dan berlokasi di Bangkok, Thailand. Berdirinya organisasi satu ini tentunya menyimpan banyak kisah bersejarah yang menarik untuk dibahas.
Dikutip dari buku Ilmu Pengetahuan Sosial 3, ASEAN adalah organisasi kerja sama negara-negara di Asia Tenggara. Kerja sama yang dijalin meliputi bidang sosial, ekonomi, dan kebudayaan.
Pembahasan mengenai pembentukan ASEAN adalah topik yang menarik. Bagaimana kisahnya?
Sejarah ASEAN
ASEAN berdiri pada tanggal 8 Agustus 1967 oleh 5 negara. Berdirinya ASEAN disebabkan oleh kesamaan negara-negara pendirinya yang ketika itu baru terlepas dari jajahan kolonial, kecuali negara Thailand.
Berdirinya ASEAN ditandai dengan ditandatanganinya Deklarasi ASEAN oleh lima menteri luar negeri. Deklarasi ASEAN sendiri merupakan dokumen pendek dengan kata-kata sederhana dan berisikan lima halaman yang membahas mengenai tujuan dan maksud didirikannya ASEAN.
Gagasan berdirinya ASEAN bermula ketika Thailand menjadi penengah rekonsilasi di antara Indonesia, Malaysia, dan Filipina yang sedang terlibat suatu perselisihan.
Keempat negara kemudian menyadari pentingnya kerja sama regional demi menghindarkan masa depan kawasan yang tidak pasti. Beralaskan pada niatan memperbaiki hubungan serta memperkuat kawasan, keempat negara tersebut kemudian mengajak Singapura untuk bergabung.
Pendiri ASEAN
Dalam proses berdirinya ASEAN, terdapat 5 pendiri yang diwakili oleh wakil diplomatik dari masing-masing negara untuk menandatangani Deklarasi ASEAN. Adapun tokoh-tokoh tersebut adalah sebagai berikut:
Adam Malik (Menteri Luar Negeri Indonesia)
Narciso Ramos (Menteri Luar Negeri Filipina)
Sinnathamby Rajaratnam (Menteri Luar Negeri Singapura)
Tun Abdul Razak (Wakil Perdana Menteri Malaysia)
Thanat Khoman (Menteri Luar Negeri Thailand)
Prinsip ASEAN
Dalam menjalin hubungan antara satu sama lain, anggota ASEAN mengadopsi prinsip dasar dalam Treaty of Amity and Cooperation in Southeast Asia (TAC) 1976, yaitu:
Saling menghormati kemerdekaan, kesetaraan, kedaulatan, keutuhan wilayah, serta identitas nasional semua bangsa.
Setiap negara berhak untuk memimpin eksistensi nasionalnya bebas dari campur tangan eksternal, subversi, maupun paksaan.
Tidak ada campur tangan dalam urusan internal satu sama lain.
Penyelesaian perbedaan atau perselisihan dengan menggunakan cara damai.
Penolakan ancaman maupun penggunaan kekerasan.
Menjalin kerja sama yang efektif di antara anggota negara ASEAN.
Itu dia sekilas penjelasan mengenai sejarah ASEAN beserta pendiri dan prinsipnya.(LAU)
