Badan Bentukan Belanda untuk Menghindari Persaingan Dagang

Sejarah dan Sosial
Artikel yang membahas seputar sejarah hingga topik sosial lainnya.
Konten dari Pengguna
4 April 2024 20:49 WIB
·
waktu baca 2 menit
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-link-circle
more-vertical
Tulisan dari Sejarah dan Sosial tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan
Ilustrasi badan bentukan belanda untuk menghindari persaingan dagang. Sumber: Maurício Mascaro/pexels.com
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi badan bentukan belanda untuk menghindari persaingan dagang. Sumber: Maurício Mascaro/pexels.com
ADVERTISEMENT
Negara yang menjajah Indonesia dalam waktu paling lama adalah Belanda. Kedatangan Belanda ke Indonesia bertujuan untuk mencari rempah-rempah, mendapatkan keuntungan, serta kekayaan. Untuk menghindari persaingan dagang di antara pengusaha Belanda, maka dibentuk sebuah badan yang disebut persekutuan dagang India Timur atau VOC.
ADVERTISEMENT
Siringoringo dalam Perdagangan Rempah-Rempah Pada Masa Kolonial Belanda Di Nusantara (1602-1789) menyebutkan bahwa VOC pertama kali tiba di Indonesia sekitar tahun 1602 untuk melakukan perdagangan besar-besaran.
Untuk mengetahui informasi lebih lanjut mengenai sejarah terbentuknya VOC, simak selengkapnya dalam artikel berikut ini.

Upaya Belanda dalam Menghindari Persaingan Dagang

Ilustrasi badan bentukan belanda untuk menghindari persaingan dagang. Sumber: Hugo Heimendinger/pexels.com
Kedatangan Belanda ke Indonesia bermula dari ekspedisi 4 kapal yang dipimpin oleh Cornelis de Houtman berhasil tiba di Banten sekitar tahun 1596. Ekspedisi tersebut berhasil membawa banyak rempah-rempah dalam kapal, sehingga mendorong para pedagang Belanda untuk kembali ke Indonesia secara berbondong-bondong.
Kala itu, kedatangan para pedagang Belanda tidak dinaungi oleh ikatan perdagangan tertentu, sehingga rentan terjadi pertikaian dan persaingan. Maka dari itu, Johan van Oldenbarnevelt pun terinspirasi dari Prancis dan Inggris yang membuat kongsi dagang guna menghindari persaingan.
ADVERTISEMENT
Untuk menghindari persaingan dagang antarpengusaha Belanda, maka dibentuk sebuah badan yang disebut persekutuan dagang Hindia Timur atau VOC. Badan tersebut resmi dibentuk pada 20 Maret 1602.
Tujuan awal terbentuknya VOC adalah untuk memperdagangkan serta menguasai rempah-rempah di kawasan Asia Tenggara, khususnya Indonesia.
Pasalnya, sejumlah jenis rempah-rempah, seperti lada, cengkeh, dan kayu manis menjadi komoditas berharga di Eropa.

Pemerintahan VOC di Indonesia

Selama VOC menduduki kawasan Indonesia, terjadi banyak perselisihan dengan masyarakat. Hal itu lantaran kebijakan-kebijakan yang diterapkan VOC cenderung merugikan masyarakat.
Salah satu kebijakan yang terkenal adalah diterapkannya monopoli perdagangan. Kebijakan tersebut membuat masyarakat lokal harus bekerja keras untuk menghasilkan rempah-rempah, kemudian diperdagangkan kepada VOC dengan harga murah.
Di sisi lain, pihak VOC akan menjualnya di Belanda atau kawasan Eropa dengan harga mahal, sehingga memperoleh keuntungan maksimal.
ADVERTISEMENT
Demikian penjelasan menarik seputar badan bentukan Belanda yang didirikan untuk menghindari perselisihan dagang. [ENF]