Bagaimana Globalisasi Memengaruhi Hidup Kita Sebagai Remaja? Ini Penjelasannya

Artikel yang membahas seputar sejarah hingga topik sosial lainnya.
ยทwaktu baca 2 menit
Tulisan dari Sejarah dan Sosial tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Globalisasi dapat dijelaskan sebagai proses hubungan sosial yang diterapkan secara mendunia. Proses ini dapat memberi pengaruh dalam segala bidang kehidupan banyak orang, termasuk remaja.
Lantas bagaimana globalisasi memengaruhi hidup kita sebagai remaja? Untuk mengetahui jawabannya, simak penjelasan berikut ini.
Dampak Globalisasi Terhadap Remaja
Wahyudi Wijayanto dalam buku berjudul Era Globalisasi Sejarah dan Perkembangan menjelaskan bahwa globalisasi merupakan proses integrasi sekaligus interaksi secara bertahap di antara entitas, individu, hingga negara yang berbeda-beda di seluruh dunia.
Proses globalisasi membuat seluruh manusia, termasuk anak-anak, remaja, dan dewasa sehingga menjadi manusia yang terbuka dan saling bergantung satu sama lain, tanpa adanya batasan jarak dan waktu.
Globalisasi juga berdampak dalam berbagai bidang, utamanya bidang ekonomi, politik, dan budaya. Di mana hadirnya globalisasi dapat membawa berbagai dampak bagi remaja. Berikut penjelasannya.
1. Dampak Positif
Berikut ini adalah beberapa dampak positif globalisasi bagi kehidupan remaja.
Perubahan tata nilai serta sikap remaja. Globalisasi budaya memudahkan pergeseran nilai serta sikap remaja yang semula irasional menjadi rasional terhadap perkembangan zaman dan teknologi.
Ilmu pengetahuan dan teknologi semakin berkembang dan memudahkan setiap kegiatan remaja. Hal ini memudahkan remaja untuk belajar dan menemukan berbagai pengetahuan dengan mudah.
Tingkat kehidupan semakin berkualitas. Remaja mudah membangun relasi secara global sehingga bisa mendapatkan informasi pekerjaan atau bisnis dengan lebih mudah.
Taraf hidup remaja semakin meningkat. Hal ini terjadi, karena remaja sekarang bisa berpikir lebih maju dan kreatif dengan memanfaatkan teknologi yang canggih.
2. Dampak Negatif
Inilah berbagai dampak negatif dari adanya globalisasi bagi kehidupan remaja.
Remaja semakin terbawa arus kehidupan dan menganggap pergaulan bebas sebagai hal biasa.
Trend fashion Indonesia semakin beragam, di mana pakaian semakin terbuka.
Di mana remaja semakin jauh dari tata aturan atau norma di lingkungan dan bangsa sendiri, serta lebih terbuka dengan aturan dari negara lain yang menurutnya lebih rasional.
Remaja Indonesia menjadi remaja yang konsumtif.
Tidak menyukai produk dalam negeri, namun lebih memuja produk dari luar negeri.
Muncul kesenjangan sosial yang memicu terjadinya pembullyan antarremaja.
Kesimpulannya, globalisasi merupakan proses yang dapat memengaruhi hidup kita sebagai remaja. Di mana proses tersebut dapat membawa dampak positif dan negatif bagi kehidupan. (eK)
