Bagaimana Perkembangan Seni pada Masa Perundagian? Ini Penjelasannya

Artikel yang membahas seputar sejarah hingga topik sosial lainnya.
ยทwaktu baca 2 menit
Tulisan dari Sejarah dan Sosial tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Seni adalah bentuk ekspresi kreatif manusia yang telah ada sejak masa prasejarah. Perkembangan seni pada masa perundagian, yaitu manusia purba mulai mengembangkan seni dengan menggunakan berbagai media dan teknik.
Salah satu ciri perkembangan seni pada masa perundagian adalah adanya ukiran pada logam. Untuk mengetahui penjelasan lengkapnya, simak artikel berikut.
Bagaimana Perkembangan Seni pada Masa Perundagian?
Dikutip dari buku Pasti Bisa Ilmu Pengetahuan Sosial untuk SMP/MTs Kelas VII, pada masa perundagian, manusia sudah mengenal pengolahan logam, terutama perunggu dan besi. Namun, pengolahan logam ini hanya dilakukan oleh orang-orang yang ahli dalam pengolahan logam (undagi).
Dalam artikel ini, akan dijelajahi perkembangan seni pada masa perundagian dengan beberapa poin penting, antara lain:
1. Nekara Perunggu
Nekara perunggu adalah salah satu karya seni yang terkait erat dengan masa perundagian. Nekara perunggu merupakan wadah atau alat musik yang terbuat dari logam perunggu.
Nekara perunggu memiliki bentuk yang bervariasi, mulai dari bentuk bulat, persegi panjang, hingga berbentuk hewan atau manusia. Selain itu, dihiasi dengan ukiran-ukiran yang rumit dan simbol-simbol yang melambangkan kepercayaan atau tradisi masyarakat pada masa itu.
Masyarakat pada masa perundagian menggunakan nekara perunggu untuk berbagai keperluan, termasuk sebagai alat upacara, alat komunikasi, dan simbol status sosial.
2. Kapak Perunggu
Kapak perunggu adalah salah satu jenis senjata atau alat yang sangat penting dalam seni masa perundagian. Kapak perunggu terbuat dari logam perunggu.
Kapak perunggu memiliki mata yang tajam dan tangkai yang terbuat dari kayu atau tulang. Kapak ini digunakan sebagai alat pertanian, senjata pertempuran, dan alat pemotong.
3. Seni Cadas
Pada masa perundagian, manusia mulai menghasilkan seni yang terbuat dari batu, biasa disebut seni cadas. Seni cadas ini melibatkan pengukiran dan pemahatan pada batu untuk menciptakan gambar atau pola tertentu.
4. Seni Tembikar
Pada masa perundagian, manusia mulai menggunakan tanah liat untuk membuat objek-objek seni tembikar. Seni tembikar ini melibatkan pembentukan, pengeringan, dan pembakaran tanah liat untuk menciptakan wadah, figur, atau hiasan.
5. Seni Lukisan
Perkembangan seni lukisan pada masa perundagian juga sangat menarik. Manusia purba menggunakan berbagai pigmen alami, seperti tanah, tumbuhan, dan mineral, untuk menciptakan lukisan pada dinding gua atau permukaan batu.
Lukisan tersebut sering kali menggambarkan adegan-adegan kehidupan sehari-hari, hewan, atau simbol-simbol mistis.
Mengenal perkembangan seni pada masa perundagian membantu kita memahami akar-akar sejarah seni dan menghargai warisan budaya manusia. Seni pada masa perundagian juga memberi berbagai wawasan tentang kehidupan dan pemikiran manusia purba.
