Konten dari Pengguna

Bagaimana Perlawanan Bangsa Indonesia terhadap Kolonialisme? Ini Jawabannya

Sejarah dan Sosial

Sejarah dan Sosial

Artikel yang membahas seputar sejarah hingga topik sosial lainnya.

·waktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Sejarah dan Sosial tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi bagaimana perlawanan bangsa Indonesia terhadap kolonialisme. Sumber foto: Unsplash
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi bagaimana perlawanan bangsa Indonesia terhadap kolonialisme. Sumber foto: Unsplash

Setelah dijajah hampir ratusan tahun oleh negara-negara Eropa, kita pasti sering bertanya tentang bagaimana perlawanan bangsa Indonesia terhadap kolonialisme, bukan?

Ternyata, walaupun kalah dalam segi senjata dan pasukan, bangsa Indonesia pada saat itu tetap berusaha mempertahankan Nusantara dan mengusir para penjajah. Penjelasan lebih lanjut, simak di sini.

Bagaimana Perlawanan Bangsa Indonesia terhadap Kolonialisme?

Ilustrasi bagaimana perlawanan bangsa Indonesia terhadap kolonialisme. Sumber foto: Unsplash

Sebelum merdeka pada 17 Agustus 1945, bangsa Indonesia telah melewati berbagai macam masa penjajahan yang dilakukan oleh bangsa Eropa dan Jepang. Hal inilah yang membuat rakyat menderita.

Rakyat yang telah menjalani masa-masa sulit di bawah kekuasaan kolonial selama berabad-abad akhirnya mulai melakukan perlawanan dan menciptakan persatuan demi melawan para penjajah.

Lalu, bagaimana perlawanan bangsa Indonesia terhadap kolonialisme? Apa saja bentuknya? Berikut ini penjelasan lengkapnya.

1. Perlawanan terhadap Portugis

Seperti kita tahu, penjajah yang pertama kali datang ke Indonesia adalah bangsa Portugis. Karena ini, masyarakat Nusantara pada saat itu melakukan beberapa perlawanan, di antaranya:

  • Perlawanan Kerajaan Demak yang dipimpin oleh Adipati Unus.

  • Perlawanan Kerajaan Aceh yang dipimpin oleh Sultan Iskandar Muda.

  • Perlawanan Kerajaan Ternate yang dipimpin oleh Sultan Baabullah.

  • Perlawanan Kerajaan Banten yang dipimpin oleh Fatahillah.

  • Perlawanan Kerajaan Aceh yang dipimpin oleh Sultan Aki Mughayat Syah

Sayangnya, sejumlah pertempuran ini dimenangkan oleh bangsa Portugis yang memiliki strategi perang lebih hebat serta senjata perang yang jauh lebih modern.

2. Perlawanan terhadap Inggris

Saat Inggris ingin menguasai Indonesia, masyarakat saat itu melakukan beberapa perlawanan, yakni Pemberontakan Sepoy tahun 1815 dan Perlawanan Rakyat Palembang tahun 1812.

Pemberontakan Sepoy tahun 1815 merupakan pemberontakan yang dilakukan oleh pasukan India dan pemimpinnya, Dhaugkul Syihk, dengan cara mendekati Pakubuwono VI untuk melawan Inggris.

Sedangkan, Perlawanan Rakyat Palembang tahun 1812 adalah bentuk perlawanan rakyat Palembang yang saat itu ingin diserang oleh Mayor Jenderal Robert Gillespie dan pasukannya.

3. Perlawanan terhadap Belanda

Sebagai bangsa terlama yang menjajah Indonesia, masyarakat harus melakukan perlawanan terhadap dua kubu Belanda, yakni VOC dan pemerintah kolonial.

Adapun bentuk perlawanan kepada VOC yang menguasai sumber daya alam masyarakat dan perdagangan adalah:

  • Perlawanan Kerajaan Mataram.

  • Perlawanan Kerajaan Makassar yang dipimpin oleh Sultan Hasanuddin.

  • Perlawanan Kerajaan Banten yang dipimpin oleh Sultan Ageng Tirtayasa.

  • Perlawanan rakyat Maluku.

Sedangkan, bentuk perlawanan terhadap pemerintah kolonial adalah:

  • Perang Paderi.

  • Perang Jawa.

  • Perang Aceh.

  • Perang Batak.

4. Perlawanan terhadap Jepang

Sebelum merdeka, bangsa Indonesia juga sempat melakukan perlawanan terhadap Jepang, di antaranya:

  • Perlawanan masyarakat Cot Plieng.

  • Gerakan Koreri di Biak.

  • Perlawanan Singaparna.

  • Perlawanan di Indramayu, Aceh, Kalimantan.

  • Pemberontakan tentara PETA.

Itulah dia beberapa bentuk perlawanan bangsa Indonesia terhadap kolonialisme. Semoga membantu!