Bajak Laut Pertama di Dunia dan Aksinya yang Mengubah Sejarah

Artikel yang membahas seputar sejarah hingga topik sosial lainnya.
·waktu baca 2 menit
Tulisan dari Sejarah dan Sosial tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Kalau membicarakan bajak laut pertama di dunia, perlu menelusuri sejarah hingga ke masa peradaban kuno. Catatan tertua mengenai aktivitas perompakan muncul dari wilayah Mediterania saat akhir Zaman Perunggu.
Salah satu kelompok yang sering disebut dalam literatur kuno adalah Sea Peoples, yang dikenal karena melakukan serangan laut pada abad ke-12 SM.
Bajak Laut Pertama di Dunia: Sea Peoples dan Illyrians
Istilah bajak laut pertama di dunia merujuk pada kelompok seperti Sea Peoples, yang menjalankan aksi perompakan di Laut Aegea dan Mediterania sejak abad ke-14 SM.
Kelompok ini dianggap pelopor dalam aktivitas kejahatan maritim karena menyerang kapal dagang dan pemukiman pesisir.
Suku Illyrians juga dikenal sebagai kelompok bajak laut awal yang menjadi ancaman besar bagi jalur perdagangan bangsa Yunani dan Romawi sejak abad ke-12 SM.
Selanjutnya, muncul pula para perompak dari dataran Anatolia, dikenal sebagai Cilician pirates, yang sempat menawan Julius Caesar pada abad ke-1 SM.
Aktivitas semacam ini memperlihatkan bahwa perompakan laut telah menjadi masalah serius jauh sebelum era bajak laut Karibia.
Sebutan bajak laut pertama tidak hanya merujuk pada kemunculan awal, tetapi juga pada dampak jangka panjang yang ditimbulkan.
Kekaisaran Romawi memberikan perhatian besar terhadap isu ini. Melalui Lex Gabinia, seorang jenderal bernama Pompeius Magnus diberi kekuasaan luar biasa untuk menumpas perompak.
Kebijakan ini menjadi tonggak awal dalam pembentukan hukum laut internasional.
Langkah-langkah tersebut menandai transisi perompakan dari praktik yang pernah dilegalkan menjadi kejahatan yang harus diberantas secara sistematis oleh kekuatan negara. Tokoh seperti Ratu Teuta dari Illyria diketahui mendukung perompakan sebagai alat politik.
Mengutip website buccaneerblog.com, bahwa bajak laut pertama di dunia bukan hanya sekumpulan kriminal laut, tetapi juga bagian dari strategi kekuasaan yang melibatkan penguasa wilayah dalam konflik geopolitik.
Aksi para perompak awal ini mendorong terciptanya aturan-aturan yang menjadi cikal bakal hukum maritim modern.
Dari perspektif sejarah, kehadiran bajak laut pertama di dunia menjadi pondasi penting dalam membentuk kesadaran akan perlunya keamanan laut yang diatur secara hukum dan internasional. (Rahma)
Baca juga: Sejarah Puasa Tarwiyah dan Arafah, Jejak Amalan Sunah yang Penuh Keutamaan
