Konten dari Pengguna

Begini Asal-Usul Kata Bule yang Ditujukan pada Warga Asing

Sejarah dan Sosial

Sejarah dan Sosial

Artikel yang membahas seputar sejarah hingga topik sosial lainnya.

·waktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Sejarah dan Sosial tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi bule. Sumber foto: Unsplash
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi bule. Sumber foto: Unsplash

Bule merupakan istilah yang digunakan untuk menyebut wisatawan asing yang berkulit putih. Bagi masyarakat Indonesia, sebutan ini sudah tidak asing lagi. Tetapi, dari mana asal-usul kata bule?

Asal usul kata bule sudah ada sejak zaman kolonial, di mana rakyat Indonesia pada saat itu menyebut ras kulit putih sebagai "bule". Untuk penjelasan lebih lengkap, simak di bawah ini.

Asal-Usul Kata Bule untuk Warga Asing

Ilustrasi bule. Sumber foto: Unsplash

Bagi masyarakat Indonesia, kata "bule" sudah tidak asing lagi terdengar. Biasanya, istilah ini digunakan untuk menyebut warga negara asing yang tengah berlibur di Indonesia.

Tak jarang, sebutan ini otomatis keluar ketika ada orang dari negara lain yang lewat di depan kita. Sebenarnya, dari mana istilah bule berasal? Sejak kapan kata ini digunakan oleh masyarakat?

Sebelum itu, penting untuk mengetahui arti kata bule terlebih dahulu. Dikutip dari Urban Dictionary, bule merupakan kata bahasa Indonesia yang mengandung hinaan untuk orang kulit putih dari Eropa.

Sedangkan, menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia, bule adalah penyederhanaan dari kata bulai, yang artinya berkulit putih, orang kulit putih (terutama orang Eropa dan Amerika), dan orang barat.

Awalnya, penduduk Indonesia kala itu memanggil warga negara asing atau WNA yang berkulit putih, berambut pirang, dan memiliki hidung mancung dengan kata bulai. Namun, agar pelafalannya lebih mudah, kata bulai pun disederhanakan menjadi bule.

Jika dahulu istilah ini digunakan untuk menyebut orang asing, khususnya dari Amerika dan Eropa, di zaman sekarang istilah ini mengalami perubahan makna. Bagi masyarakat, semua orang yang berasal dari negara lain adalah bule, tak peduli dengan warna ras-nya.

Sebutan Bule Bisa Menyinggung

Bagi orang Indonesia, menyebut bule kepada orang asing adalah hal yang wajar. Namun, ternyata ada beberapa dari mereka yang juga merasa tersinggung dengan sebutan ini.

Bahkan, tak jarang sebutan ini dianggap rasis, seperti "n word" untuk ras kulit hitam, dan "yellow" untuk orang Asia di Amerika. Meski begitu, ada pula yang menganggap sebutan ini sebagai candaan.

Hingga saat ini, istilah bule tidak lagi dipakai untuk menyebut suatu kaum. Tetapi juga bisa digunakan untuk orang yang berasal dari negara lain, di luar Eropa dan Amerika. Dengan adanya perluasan makna ini, sebutan bule tidak lagi dianggap menyinggung. (RN)