Bentuk Data Penelitian Kuantitatif dan Metode Analisisnya

Artikel yang membahas seputar sejarah hingga topik sosial lainnya.
·waktu baca 3 menit
Tulisan dari Sejarah dan Sosial tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Jenis penelitian kuantitatif adalah penelitian yang berbasis angka atau kuantitas. Adapun bentuk data penelitian kuantitatif bisa berupa data nominal maupun kontinum.
Anshori dan Iswati dalam Metodologi Penelitian Kuantitatif: Edisi 1 menyebutkan bahwa data kuantitatif terbagi menjadi beberapa jenis, seperti nominal, kontinum, ordinal, interval, dan rasio.
Untuk mengetahui lebih lanjut mengenai bentuk data penelitian kuantitatif, baca artikel ini sampai habis.
Bentuk Data Penelitian Kuantitatif
Seperti yang telah disinggung sebelumnya, data metode penelitian kuantitatif terbagi menjadi beberapa jenis. Adapun beberapa bentuk data penelitian kuantitatif, yaitu.
Data nominal adalah jenis data yang hanya bisa dikategorikan secara terpisah. Misalnya, dalam satu kelas terdiri dari 37 siswa, yaitu 20 wanita dan 17 pria.
Data kontinum, yaitu jenis data yang memiliki variasi menurun tingkatan yang diperoleh dari hasil pengukuran, yaitu data ordinal, data interval, dan data rasio.
Data ordinal, yaitu jenis data yang berbentuk peringkat, seperti juara 1, 2, dan seterusnya.
Data interval adalah jenis data yang memiliki jarak sama, tetapi tidak memiliki nilai nol absolut. Misalnya, data dari skala Likert atau skala thermometer.
Data rasio, yaitu jenis data yang memiliki jarak sama dan mempunyai nilai nol absolut atau mutlak. Misalnya, data berat, volume, atau panjang.
Jenis-Jenis Metode Analisis Kuantitatif
Metode penelitian kuantitatif adalah jenis penelitian yang tak jauh dari angka. Selain mengetahui bentuk datanya, jenis-jenis metode analisis kuantitatif juga penting untuk dipahami. Adapun beberapa jenis metode analisis kuantitatif adalah.
1. Metode Deskriptif
Metode deskriptif tidak hanya terdapat pada penelitian kualitatif, tetapi juga ada di penelitian kuantitatif. Metode deskriptif kuantitatif adalah jenis metode yang membantu menunjukkan, meringkas, dan menggambarkan data secara konstruktif.
Metode ini mengacu pada gambaran statistik, seperti mean, median, frekuensi, mode, range, standar deviasi, dan aspek-aspek statistik lainnya.
2. Metode Inferensial
Jenis metode analisis kuantitatif berikutnya adalah metode inferensial, yaitu suatu metode yang dilakukan dengan mengubah angka mentah menggunakan statistika deskriptif dan nilai numerik agar menjadi pengetahuan bermakna.
Adapun jenis-jenis metode inferensial adalah Uji-T, ANOVA (Analisis Varians), Analisis Regresi, dan Analisis Faktor.
3. Metode Diskriminan
Metode diskriminan juga tergolong sebagai jenis metode analisis kuantitatif. Metode ini dilakukan dengan mengklasifikasikan data berdasarkan ukuran variabelnya.
Tujuan metode diskriminan adalah untuk menemukan penyebab dua atau lebih variabel menjadi berbeda serta hal baru dari pengukuran tersebut.
4. Metode Komparatif
Jenis metode analisis kuantitatif yang terakhir adalah metode komparatif. Metode ini dilakukan dengan membandingkan sejumlah data yang terdapat dalam penelitian.
Tujuan metode komparatif adalah untuk menemukan persamaan dan perbedaan dari data yang telah dikumpulkan.
Demikian sederet informasi mengenai beberapa bentuk data penelitian kuantitatif dan jenis-jenis metode analisisnya. [ENF]
