Konten dari Pengguna

Bentuk Perubahan Sosial Berdasarkan Perencanaan dan Contohnya

Sejarah dan Sosial

Sejarah dan Sosial

Artikel yang membahas seputar sejarah hingga topik sosial lainnya.

ยทwaktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Sejarah dan Sosial tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi Bentuk Perubahan Sosial Berdasarkan Perencanaan. Sumber: Pixabay.com
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi Bentuk Perubahan Sosial Berdasarkan Perencanaan. Sumber: Pixabay.com

Perubahan sosial merupakan segala bentuk perubahan yang terjadi pada lembaga kemasyarakatan dan memengaruhi sistem sosial di dalamnya.

Bentuk perubahan sosial berdasarkan perencanaannya dibagi dua, yakni yang direncanakan dan tidak direncanakan.

Untuk lebih memahami tentang bentuk perubahan sosial dari segi perencanaan dan contohnya, mari simak dalam penjelasan di bawah ini!

Bentuk Perubahan Sosial Berdasarkan Perencanaannya

Ilustrasi Bentuk Perubahan Sosial Berdasarkan Perencanaan. Sumber: Lauro Rocha/Pexels.com

Bagja Waluya dalam buku berjudul Sosiologi: Menyelami Fenomena Sosial di Masyarakat menjelaskan bahwa perubahan sosial disebut sebagai suatu perubahan dari gejala-gejala sosial yang ada dilingkungan masyarakat, dari yang sifatnya individual hingga lebih kompleks.

Perubahan sosial akan selalu terjadi, baik cepat maupun lambat, dan tidak bisa dihindari oleh siapa pun.

Bentuk perubahan sosial berdasarkan perencanaannya dibedakan menjadi dua, yakni yang direncanakan dan tidak direncanakan. Berikut penjelasannya.

1. Perubahan Sosial yang Direncanakan

Perubahan sosial yang direncanakan merupakan bentuk perubahan yang dijalankan dengan sadar dan terencana oleh kelompok, individu, maupun lembaga dalam suatu masyarakat.

Bentuk perubahan ini berkaitan dengan tindakan dan upaya yang telah diarahkan. Tujuannya untuk mencapai perubahan yang diharapkan pada struktur sosial, norma, nilai, maupun institusi masyarakat.

Adapun contoh perubahan sosial yang direncanakan, yakni:

  • Upaya pemerintah dalam memperbaiki kurikulum pendidikan yang dirasa kurang sesuai.

  • Pembangunan fasilitas kesehatan yang memadai di pedesaan.

  • Program Keluarga Berencana (KB) yang dicanangkan pemerintah untuk menekan jumlah penduduk.

  • Kelompok warga mengadakan program pengelolaan sampah.

2. Perubahan Sosial yang Tidak Direncanakan

Sesuai namanya, perubahan sosial yang tidak direncanakan dapat terjadi secara tidak disengaja oleh masyarakat.

Artinya, perubahan sosial tersebut terjadi secara spontan, tiba-tiba, acak, dan tidak terkendali.

Adapun contoh perubahan sosial yang tidak direncanakan antara lain:

  • Perubahan sosial yang terjadi sebab adanya reformasi pada tahun 1998.

  • Perubahan sosial akibat adanya bencana alam, seperti tanah longsor, tsunami, gunung meletus, dan lain sebagainya.

  • Perubahan sosial karena komposisi demografis atau kependudukan. Di mana populasi kaum perempuan jauh lebih banyak daripada kaum laki-laki.

Demikianlah penjelasan tentang bentuk perubahan sosial berdasarkan perencanaan yang perlu diketahui. Semoga bermanfaat! (Ek)