Konten dari Pengguna

Berapa Luas Menara Masjid Kudus yang Terletak di Kudus, Jawa Tengah?

Sejarah dan Sosial

Sejarah dan Sosial

Artikel yang membahas seputar sejarah hingga topik sosial lainnya.

·waktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Sejarah dan Sosial tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi Luas Menara Masjid Kudus adalah. Sumber: Unsplash.com/muxin alkayis
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi Luas Menara Masjid Kudus adalah. Sumber: Unsplash.com/muxin alkayis

Masjid Kudus merupakan salah satu tempat ibadah umat muslim di Indonesia yang memiliki menara besar. Luas Menara Masjid Kudus adalah 100 m².

Masjid peninggalan masa perkembangan Islam di Indonesia tersebut terletak di wilayah Kudus, Jawa Tengah. Menurut catatan sejarah, masjid dengan menara seluas 100 m² itu diangun oleh Sunan Kudus pada tahun 1549.

Luas Menara Masjid Kudus adalah 100 m²

Ilustrasi Luas Menara Masjid Kudus adalah. Sumber: Unsplash.com/Utsman Media

Masjid merupakan tempat ibadah bagi pemeluk agama Islam. Indonesia sebagai negara yang memiliki banyak penduduk muslim tentu mempunyai masjid.

Salah satu nama masjid yang ada di Indonesia adalah Masjid Kudus. Mengutip dari buku Jelajah Wisata Nusantara, Yulianingsih (2017: 197), Masjid Kudus berbentuk unik karena memiliki menara yang serupa bangunan candi.

Bukan hanya unik secara bentuk, menara dari Masjid Kudus juga unik dalam segi ukuran. Hal itu dapat terjadi karena luas Menara Masjid Kudus adalah 100 m².

Luas tersebut terbilang besar untuk ukuran menara masjid. Keberadaan Masjid Kudus beserta menaranya itu masih lestari hingga masa kini.

Selintas tentang Masjid Kudus

Ilustrasi Luas Menara Masjid Kudus adalah. Sumber: Unsplash.com/nizar kauzar

Masjid Kudus di Indonesia terbilang “masih lestari” karena merupakan salah satu peninggalan masa sejarah Islam di Indonesia. Masjid tersebut telah ada sejak ratusan tahun sebelum Indonesia merdeka.

Masjid Kudus yang disebut juga sebagai Masjid Al Aqsha dan Masjid Al Manar adalah masjid yang dibangun oleh Sunan Kudus pada tahun 1549. Masjid tersebut merupakan bukti akulturasi budaya.

Jika ditinjau berdasarkan aspek arkeologis, Masjid Kudus merupakan akulturasi budaya Hindu-Jawa dengan Islam. Kondisi itu terlihat dari keberadaan menaranya yang memiliki bentuk seperti candi.

Walaupun termasuk hasil akulturasi budaya Hindu-Jawa dengan Islam, fungsi utama masjid legendaris di Kudus, Jawa Tengah itu tetap berkaitan dengan agama Islam. Jadi, tidak ada campur aduk antara ajaran Islam dengan Hindu atau pun sebaliknya.

Kini, menjadi jelas bahwa luas Menara Masjid Kudus adalah 100 m². Masjid tersebut dibangun pada masa Sunan Kudus, tepatnya sekitar tahun 1549 dan menjadi bukti adanya akulturasi antara budaya Hindu-Jawa dengan Islam. (AA)