BRICS, Kelompok Lima Negara yang Berkembang Pesat

Sejarah dan Sosial
Artikel yang membahas seputar sejarah hingga topik sosial lainnya.
Konten dari Pengguna
11 Juli 2024 22:37 WIB
·
waktu baca 2 menit
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-link-circle
more-vertical
Tulisan dari Sejarah dan Sosial tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan
Ilustrasi brics adalah. Foto: Pixabay
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi brics adalah. Foto: Pixabay
ADVERTISEMENT
sosmed-whatsapp-green
kumparan Hadir di WhatsApp Channel
Follow
BRICS adalah akronim yang merujuk pada kelompok lima negara dengan ekonomi yang sedang berkembang pesat pada era globalisasi ini.
ADVERTISEMENT
Artikel berikut akan membahas lebih lanjut tentang BRICS dan juga berbagai kegiatan yang biasa dilakukan.

BRICS

Ilustrasi brics adalah. Foto: Pixabay
Dalam buku Dinamika Politik Global Kontemporer : Teori, Aktor, Isu dan Analisis Studi Kasus karya Budi Winarno, disebutkan bahwa BRICS terdiri dari negara Brasil, Rusia, India, Tiongkok, dan Afrika Selatan.
BRICS diketahui mewakili sekitar 40% dari populasi dunia dan hampir seperempat output ekonomi dunia. Anggota BRICS adalah negara-negara dengan pertumbuhan ekonomi yang menjanjikan terutama China dan India.
Keberadaan BRICS adalah niatan untuk melakukan perubahan dunia, dan peran yang lebih signifikan bagi negara Dunia Ketiga dalam politik dunia saat ini. Seluruh anggota BRICS setuju bahwa AS seharusnya tidak begitu dominan dalam perekonomian dunia.
Faktor kohesif yang mendukung kerja sama di antara mereka adalah kepentingan bersama dalam mempromosikan perubahan pada lanskap global.
ADVERTISEMENT
Dalam hal ini, mereka menuntut pengaruh yang lebih besar dalam proses pemungutan suara di IME. Dengan demikian, BRICS menciptakan ruang yang mendukung relevansi masing-masing anggotanya.
Dapat diartikan bahwa kelompok ini dibentuk untuk meningkatkan kerja sama ekonomi, politik, dan budaya antar negara anggotanya serta untuk menjadi kekuatan penyeimbang terhadap dominasi ekonomi negara-negara Barat.
Berbagai kegiatan BRICS, salah satunya adalah pertemuan tahunan, di mana para pemimpin negara anggota BRICS mengadakan pertemuan untuk membahas isu-isu global, kerja sama ekonomi, dan strategi pengembangan bersama.
Negara anggota BRICS bekerja sama untuk meningkatkan perdagangan dan investasi antar negara anggota. Mereka juga mendirikan New Development Bank (NDB) untuk mendanai proyek-proyek infrastruktur dan pembangunan di negara-negara berkembang.
Negara anggota BRICS sering berkoordinasi dalam forum-forum internasional seperti G20, Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB), dan Organisasi Perdagangan Dunia (WTO) untuk memperjuangkan kepentingan bersama dan mendorong reformasi sistem keuangan global.
ADVERTISEMENT
Lalu, BRICS mendanai berbagai proyek pembangunan di negara-negara anggota dan negara berkembang lainnya, termasuk infrastruktur, energi, transportasi, dan teknologi.
BRICS juga aktif mempromosikan pertukaran budaya dan pendidikan untuk meningkatkan pemahaman dan kerja sama antar masyarakat negara anggota.
Terakhir, BRICS juga bekerja sama dalam bidang kesehatan, termasuk dalam upaya penanggulangan pandemi dan penyediaan akses terhadap vaksin dan obat-obatan.
Dalam beberapa tahun ke depan, BRICS mungkin menjadi negara-negara dengan pengaruh paling signifikan di dunia. (SP)