Konten dari Pengguna

CAFTA: Pengertian dan Dampaknya Bagi Indonesia

Sejarah dan Sosial

Sejarah dan Sosial

Artikel yang membahas seputar sejarah hingga topik sosial lainnya.

·waktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Sejarah dan Sosial tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi Apa Itu CAFTA? Sumber: Unsplash
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi Apa Itu CAFTA? Sumber: Unsplash

Apa itu CAFTA? CAFTA adalah perjanjian multilateral yang bertujuan mewujudkan kawasan perdagangan bebas antara ASEAN dan China.

Dikutip dari buku Kewarganegaraan 2 oleh Chotib dkk., kerja sama regional atau multilateral merupakan kerja sama antara suatu negara dengan beberapa negara sekitarnya atau negara-negara di dunia yang sifatnya umum atau terbuka.

Simak penjelasan mengenai pengertian CAFTA beserta dampaknya bagi Indonesia dalam ulasan di bawah ini.

Apa Itu CAFTA?

Ilustrasi Apa Itu CAFTA? Sumber: Unsplash

CAFTA atau China Asean Free Trade Area merupakan perjanjian multilateral dengan tujuan mewujudkan kawasan perdagangan bebas antara China dengan negara-negara ASEAN.

Awal mula berdirinya CAFTA adalah keinginan China dan negara-negaea ASEAN untuk bekerja sama dalam perdagangan guna meningkatkan pertumbuhan ekonomi mereka.

Setelah perjanjian China-Asean Free Trade Area ditandatangani dalam KTT ASEAN di Filipina pada 2007, akhirnya CAFTA secara resmi terbentuk.

Terdapat 7 negara anggota pada awal pembentukan CAFTA yaitu Indonesia, Malaysia, Singapura, Filipina, Cina, dan Thailand. Hingga pada 2012, 5 negara lain pun turut bergabung, yaitu Myanmar, Laos, Vietnam, Kamboja, dan Brunei Darussalam.

Tujuan Pembentukan CAFTA

CAFTA mempunyai beberapa tujuan dalam pembentukannya, antara lain:

  • Liberasi perdagangan barang maupun jasa

  • Meningkatkan daya saing pasar industri

  • Meningkatkan kerjavsama perdagangan, ekonomi, serta investasi di antara negara-negara anggota

  • Diciptakannya sistem transparansi perdagangan supaya mempermudah pengawasan

Selain itu, CAFTA juga mempunyai beberapa program utama yang dijalankan untuk mencapai tujuan, yakni:

  • Menerapkan sistem perdagangan bebas

  • Mempermudah peraturan serta ketentuan investasi

  • Melaksanakan konferensi rutin untuk negara-negara anggota

  • Meningkatkan akses pasar barang dan jasa

Dampak CAFTA Bagi Indonesia

Bergabungnya Indonesia dalam CAFTA sejak 2010 telah memberi sejumlah dampak bagi nusantara, baik dampak positif maupun negatif, sebagai berikut:

  • Dihapusnya bea cukai berdampak pada turunnya harga produk barang maupun jasa

  • Semakin luasnya pasar ekspor komoditas Indonesia

  • Kuantitas dan kualitas produk maupun jasa semakin meningkat

  • Terancamnya eksistensi industri dalam negeri

  • Terancamnya produk imperialisme Cina di Indonesia

  • Terjadi eksploitasi besar-besaran sumber daya alam di Indonesia

Demikian pembahasan mengenai apa itu CAFTA beserta dan dampaknya bagi Indonesia. (LAU)