Candi Penataran: Ciri Khas Tiap Bagian dan Cerita pada Reliefnya

Artikel yang membahas seputar sejarah hingga topik sosial lainnya.
ยทwaktu baca 2 menit
Tulisan dari Sejarah dan Sosial tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Candi Penataran merupakan candi peninggalan kerajaan Kediri dengan kompleks Candi terluas di Jawa Timur.
Dikutip dari buku Lintas Sejarah Budaya Lokal oleh Ajeng Kusuma, salah satu daya tarik tersendiri dari Candi Penataran adalah mata air yang terletak di pojok kanan komplek candi. Mata air tersebut tidak pernah kering dan airnya selalu jernih.
Kompleks Bangunan Candi Penataran yang Memukau
Candi Penataran terdiri dari kompleks bangunan pada sebuah tanah dengan luas hampir 13.000 meter persegi. Kompleks tersebut terbagi menjadi tiga bagian, yaitu halaman depan, tengah, dan belakang dengan dua dinding sebagai pemisah.
1. Halaman Depan
Halaman depan Candi Penataran terdapat pintu gerbang dengan dua Arca Dwarapala sebagai penjaga pintu berangka tahun 1320 M. Pada halaman depan terdaat beberapa bangunan yaitu:
Bale Agung: seluruh bangunan terbuat dari batu berdinding polos dengan empat tangga. Bale agung berfungsi sebagai tempat musyawarah para pendeta
Pendopo Teras: berbentuk batu empat persegi panjang dengan letak di bagian tenggara Bale Agung. Bangunan ini berfungsi sebagai tempat meletakkan sesaji dalam upacara keagamaan
Candi Candra Sengkala: sering kali disebut sebagai Candi Ganesha karena dalam biliknya terdapat arca Ganesha. Candi ini terletak di tenggara bangunan pendopo teras
2. Halaman Tengah
Dua buah arca Dwarapala menjadi tanda masuknya ke halaman kedua Candi Penataran. Dalam halaman tengah terdapat Candi Naga dan fondasi bata dengan pemisahnya yaitu tembok bata.
Candi Naga: saat ini hanya tersisa bagian kaki serta badan candi dengan lebar 4,83 meter, panjang 6,57 meter, dan tinggi 4,7 meter. Setiap dinding candi dihiasi berbagai relief buatan
Fondasi bata: fondasi yang terbuat dari bata ini diperkirakan berfungsi sebagai pintu masuk.
3. Halaman Belakang
Bagian halaman belakang Candi Penataran dipandang sebagai tempat paling sakral karena terdapat Prasasti Palah dan candi utama.
Candi utama: terdiri dari tiga teras yang tersusun dengan tinggi 7,19 meter. Setiap sisi tangganya terdapat dua arca Mahakala berangka tahun 1347 Masehi. Di sekeliing dinding candi terdapat relief cerita Ramayana
Prasasti Palah: Prasasti berangka tahun 1197 Masehi karya Raja Srengga. Dalam prasasti ini dikisahkan mengenai kebahagiaan Kertajaya yang selamat dari bencana
Itulah sekilas pembahasan mengenai kompleks bangunan Candi Penataran.(LAU)
