Konten dari Pengguna

Cara Melakukan Penelitian dan Penulisan Sejarah dengan Akurat

Sejarah dan Sosial

Sejarah dan Sosial

Artikel yang membahas seputar sejarah hingga topik sosial lainnya.

ยทwaktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Sejarah dan Sosial tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi: Cara Melakukan Penelitian dan Penulisan Sejarah. Sumber: Todoran Bogdan/Pexels.com
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi: Cara Melakukan Penelitian dan Penulisan Sejarah. Sumber: Todoran Bogdan/Pexels.com

Cara melakukan penelitian dan penulisan sejarah tidak bisa sembarangan. Peneliti harus melakukan beberapa tahapan terlebih dahulu sehingga hasil penelitian bisa semakin akurat.

Lantas, apa saja tahapan yang harus dilakukan dalam melakukan penelitian dan penulisan sejarah? Penjelasannya, simak dalam ulasan berikut!

Cara Melakukan Penelitian dan Penulisan Sejarah

Ilustrasi: Cara Melakukan Penelitian dan Penulisan Sejarah. Sumber: Igor Korzh/Pexels.com

Aditia Muara Padiatra dalam buku berjudul Ilmu Sejarah: Meto dan Praktik menjelaskan bahwa dalam mengetahui urutan sejarah yang terjadi di masa lampau, maka bisa dilihat salah satunya dari buku.

Dalam penyusunan buku inilah pasti telah melalui hasil penelitian sejarah. Adapun prosesnya, yaitu:

1. Menentukan Topik

Peneliti sebelum melakukan penelitian sejarah wajib menentukan topik penelitian terlebih dahulu. Pemilihan topik penelitian sebaiknya memperhatikan hal-hal berikut, antara lain:

  • Unik, yakni topik mengundang rasa ingin tahu pembaca.

  • Bernilai, yakni penelitian berguna untuk masyarakat.

  • Kesatuan, yakni mempunyai kesatuan ide yang bagus.

  • Praktis, yakni dijalankan sesuai kemampuan juga sumber daya peneliti.

  • Orisinil, yakni melakukan pembuktian baru akan peristiwa yang sama.

2. Mengumpulkan Berbagai Sumber Sejarah

Mengumpulkan sumber sejarah harus dilakukan dengan tujuan memperkuat penelitian sejarah yang dilakukan. Sumber sejarah bisa berupa bentuk lisan, benda, maupun tulisan.

Semakin banyak peneliti menemukan dan mengumpulkan sumber sejarah, maka akan semakin bagus sebuah penelitian yang dihasilkan.

3. Melakukan Verifikasi Sumber Sejarah

Seluruh sumber sejarah yang sudah dikumpulkan oleh peneliti harus diverifikasi terlebih dahulu sehingga jelas dan sumber keasliannya terbukti. Verifikasi dilakukan supaya dapat menjadi sumber sejarah yang valid dan dapat dipercaya.

Sumber sejarah bisa menentukan kualitas penelitian yang dilakukan peneliti. Karena alasan inilah, sangat penting dilakukan proses verifikasi sumber.

4. Menjalankan Interpretasi

Setelah melakukan verifikasi sumber sejarah, tahap selanjutnya adalah menjalankan penulisan sejarah sesuai hasil yang sudah diverifikasi.

Tahapan ini harus dilakukan di mana peneliti akan menafsirkan seluruh informasi dari sumber sejarah yang diperoleh. Proses ini memerlukan pemikiran objektif serta logis.

5. Penulisan Sejarah

Pada tahap akhir penelitian sejarah, yaitu melakukan penulisan sejarah sesuai hasil interpretasi sumber sejarah. Dalam penyusunan penelitian perlu mengikuti kaidah atau aturan yang telah berlaku, mulai dari struktur penulisan hingga bahasan yang dipakai.

Demikianlah penjelasan tentang cara penelitian dan penulisan sejarah yang perlu diketahui. Semoga bermanfaat! (Ek)