Cara Menghitung Volume Batuan dengan Mudah dan Praktis

Artikel yang membahas seputar sejarah hingga topik sosial lainnya.
·waktu baca 2 menit
Tulisan dari Sejarah dan Sosial tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Dalam penelitian lapangan di lingkungan pertambangan, bebatuan perlu dihitung volumenya untuk kebutuhan tertentu. Adapun cara menghitung volume batuan bisa dilakukan dengan mengukur luas dan tingginya terlebih dulu.
Baskara dalam Identifikasi Persebaran Volume Batuan Andesit Dengan Pemodelan 2D dan 3D di Daerah Dusun Kawat Ngangkang Lampung Selatan menyebutkan bahwa memperhatikan estimasi volume batuan sangat penting bagi kebutuhan pertambangan.
Untuk mengetahui informasi lebih lanjut mengenai cara menghitung volume batuan, simak penjelasannya dalam artikel berikut.
Cara Menghitung Volume Batuan
Pada dasarnya, perhitungan volume batu diperlukan bagi kebutuhan pertambangan. Adapun cara menghitung volume batuan adalah:
1. Volume Batuan
Salah satu cara menghitung volume batuan adalah dengan mengukur luas alasnya terlebih dulu, setelah itu dikali dengan tinggi batunya. Hal ini akan menghasilkan volume yang lebih akurat.
2. Cara Menghitung Volume Pondasi Batuan
Selain menghitung batuan, pertambangan juga membutuhkan perhitungan volume pondasi batuan adalah.
Volume Pondasi Batuan = ((tinggi 1 x tinggi 2) / 2) sisi x sisi
Keterangan:
Tinggi 1: tinggi dari seluruh pondasi tapak.
Tinggi 2: tinggi bagian bawah area pondasi tapak.
Sisi: panjang pondasi tapaknya.
3. Kubikasi Pondasi Batuan
Selain menggunakan beberapa rumus di atas, perhitungan volume juga bisa menggunakan rumus kubikasi pondasi batuan. Adapun rumus kubikasi pondasi batuan adalah.
Volume Pondasi Batuan: ((tinggi 1 x tinggi 2) / 2) sisi x sisi
Volume Pondasi Batuan: L x P x T
Volume Pondasi Batuan: Luas Penampang x Jumlah Total Panjang Pondasi Batuan
Keterangan:
L: Luas alas pondasi tapak.
P: Panjang alas pondasi tapak.
T: Tinggi pondasi.
4. Metode Arithmatic Average
Perhitungan volume juga bisa menggunakan metode Arithmatic Average. Umumnya, rumus ini biasa digunakan dalam perhitungan jenis batu bara. Adapun rumus metode Arithmatic Average adalah.
V = A x T x D x P
Keterangan:
V: Volume batuan (m³)
A: Luas area pengukuran (m²)
T: Rata-rata ketebalan (m)
D: Rata-rata kedalaman (m)
P: Density batuan (ton/m³)
Demikian informasi mengenai cara menghitung volume batuan yang perlu dipahami. [ENF]
