Konten dari Pengguna

Cara Menghitung Volume Batuan dengan Mudah dan Praktis

google
Ikuti kumparan di Google
info
Jadikan kumparan sebagai preferensi terpercayamu di Google
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Sejarah dan Sosial tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi cara menghitung volume batuan. Sumber: Ir Solyanaya/pexels.com
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi cara menghitung volume batuan. Sumber: Ir Solyanaya/pexels.com

Dalam penelitian lapangan di lingkungan pertambangan, bebatuan perlu dihitung volumenya untuk kebutuhan tertentu. Adapun cara menghitung volume batuan bisa dilakukan dengan mengukur luas dan tingginya terlebih dulu.

Baskara dalam Identifikasi Persebaran Volume Batuan Andesit Dengan Pemodelan 2D dan 3D di Daerah Dusun Kawat Ngangkang Lampung Selatan menyebutkan bahwa memperhatikan estimasi volume batuan sangat penting bagi kebutuhan pertambangan.

Untuk mengetahui informasi lebih lanjut mengenai cara menghitung volume batuan, simak penjelasannya dalam artikel berikut.

Cara Menghitung Volume Batuan

Ilustrasi cara menghitung volume batuan. Sumber: eberhard grossgasteiger/pexels.com

Pada dasarnya, perhitungan volume batu diperlukan bagi kebutuhan pertambangan. Adapun cara menghitung volume batuan adalah:

1. Volume Batuan

Salah satu cara menghitung volume batuan adalah dengan mengukur luas alasnya terlebih dulu, setelah itu dikali dengan tinggi batunya. Hal ini akan menghasilkan volume yang lebih akurat.

2. Cara Menghitung Volume Pondasi Batuan

Selain menghitung batuan, pertambangan juga membutuhkan perhitungan volume pondasi batuan adalah.

Volume Pondasi Batuan = ((tinggi 1 x tinggi 2) / 2) sisi x sisi

Keterangan:

  • Tinggi 1: tinggi dari seluruh pondasi tapak.

  • Tinggi 2: tinggi bagian bawah area pondasi tapak.

  • Sisi: panjang pondasi tapaknya.

3. Kubikasi Pondasi Batuan

Selain menggunakan beberapa rumus di atas, perhitungan volume juga bisa menggunakan rumus kubikasi pondasi batuan. Adapun rumus kubikasi pondasi batuan adalah.

Volume Pondasi Batuan: ((tinggi 1 x tinggi 2) / 2) sisi x sisi

Volume Pondasi Batuan: L x P x T

Volume Pondasi Batuan: Luas Penampang x Jumlah Total Panjang Pondasi Batuan

Keterangan:

  • L: Luas alas pondasi tapak.

  • P: Panjang alas pondasi tapak.

  • T: Tinggi pondasi.

4. Metode Arithmatic Average

Perhitungan volume juga bisa menggunakan metode Arithmatic Average. Umumnya, rumus ini biasa digunakan dalam perhitungan jenis batu bara. Adapun rumus metode Arithmatic Average adalah.

V = A x T x D x P

Keterangan:

  • V: Volume batuan (m³)

  • A: Luas area pengukuran (m²)

  • T: Rata-rata ketebalan (m)

  • D: Rata-rata kedalaman (m)

  • P: Density batuan (ton/m³)

Demikian informasi mengenai cara menghitung volume batuan yang perlu dipahami. [ENF]