Konten dari Pengguna

Cara Menyelesaikan Masalah Berdasarkan Sila Keempat Pancasila

Sejarah dan Sosial

Sejarah dan Sosial

Artikel yang membahas seputar sejarah hingga topik sosial lainnya.

·waktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Sejarah dan Sosial tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi Berdasarkan Sila Keempat Pancasila Suatu Masalah Sebaiknya Diselesaikan dengan Cara. Sumber: Unsplash.com/Mufid Majnun
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi Berdasarkan Sila Keempat Pancasila Suatu Masalah Sebaiknya Diselesaikan dengan Cara. Sumber: Unsplash.com/Mufid Majnun

Setiap sila dalam Pancasila mempunyai makna tersendiri yang mampu menjadi pedoman manusia dalam memecahkan masalah, contohnya sila keempat. Berdasarkan sila keempat Pancasila suatu masalah sebaiknya diselesaikan dengan cara musyawarah.

Selain itu, sila keempat juga mengajarkan bangsa Indonesia untuk memahami hikmat kebijaksanaan. Hal tersebut terlihat jelas dari bunyi sila keempat, yaitu “Kerakyatan yang Dipimpin oleh Hikmat Kebijaksanaan dalam Permusyawaratan/Perwakilan”.

Berdasarkan Sila Keempat Pancasila Suatu Masalah Sebaiknya Diselesaikan dengan Cara Apa?

Ilustrasi Berdasarkan Sila Keempat Pancasila Suatu Masalah Sebaiknya Diselesaikan dengan Cara. Sumber: Unsplash.com/CoWomen

Pancasila adalah dasar negara sekaligus pedoman hidup bagi bangsa Indonesia. Dasar negara tersebut dapat menjadi pedoman hidup bangsa karena memuat nilai-nilai luhur, bahkan memberi penjelasan tentang cara menyelesaikan masalah.

Penjelasan tersebut terdapat dalam sila keempat Pancasila. Berdasarkan sila keempat Pancasila suatu masalah sebaiknya diselesaikan dengan cara musyawarah.

Mengutip dari buku Kewarganegaraan untuk SMP Kelas VIII karya Mochlisin (2007: 13), nilai filosofis yang terkandung di dalamnya (sila keempat) menerangkan bahwa hakikat negara adalah sebagai penjelmaan sifat kodrat manusia, yaitu makhluk individu dan makhluk sosial.

Selain itu, sila keempat Pancasila juga memiliki nilai filosofis tentang hakikat rakyat sebagai sekelompok makhluk Tuhan yang bersatu. Oleh karena itu, sila keempat juga mengajarkan untuk selalu mengutamakan kebijaksanaan dan kepentingan umum.

Contoh Penyelesaian Masalah dengan Musyawarah

Setelah memahami bahwa sila keempat Pancasila mengajarkan untuk menyelesaikan masalah dengan cara musyawarah, sekarang adalah saat untuk mengetahui contohnya. Berikut beberapa contoh penyelesaian masalah dengan musyawarah:

  • Warga sekolah melakukan musyawarah untuk mengatasi perbedaan pendapat saat menentukan pentas seni di sekolah.

  • Warga desa melakukan musyawarah untuk mencari solusi tentang peningkatan keamanan desa.

  • Keluarga melakukan musyawarah saat terjadi selisih pendapat, baik antara kakak dan adik, ibu dan anak, ayah dan anak, maupun antara anggota keluarga lainnya.

Selain contoh di atas, musyawarah dapat menjadi sarana untuk mencari solusi dalam berbagai masalah. Prinsipnya adalah musyawarah harus dilakukan secara tertib, adil, serta mengutamakan kepentingan umum, bukan pribadi atau golongan tertentu.

Berdasarkan sila keempat Pancasila suatu masalah sebaiknya diselesaikan dengan cara musyawarah. Hal terpenting dalam musyawarah adalah mengutamakan kepentingan umum, bukan pribadi atau golongan tertentu. (AA)