Konten dari Pengguna

Cara Pembuatan Kain Tenun Ikat Sumba yang Perlu Diketahui

Sejarah dan Sosial

Sejarah dan Sosial

Artikel yang membahas seputar sejarah hingga topik sosial lainnya.

·waktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Sejarah dan Sosial tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi cara pembuatan kain tenun ikat sumba. Sumber: Los Muertos Crew/pexels.com
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi cara pembuatan kain tenun ikat sumba. Sumber: Los Muertos Crew/pexels.com

Indonesia termasuk sebagai negara yang kaya akan budaya, seperti kain tenun. Suku Sumba menjadi salah satu golongan penghasil kain tenun. Adapun cara pembuatan kain tenun ikat Sumba diawali dengan menyiapkan benangnya terlebih dulu.

Nugraha, Novandi, dan Wardhana dalam Analisis Strategi Pengembangan Kain Tenun Ikat Sumba oleh Pelaku Kriya dan Komunitas menyebutkan bahwa banyak komunitas maupun pengrajin yang mengembangkan usaha kain tenun ikat Sumba.

Apabila ingin mengetahui lebih lanjut mengenai cara pembuatan kain tenun ikat Sumba, simak selengkapnya dalam bacaan ini.

Kain Tenun Ikat Sumba

Ilustrasi cara pembuatan kain tenun ikat sumba. Sumber: Los Muertos Crew/pexels.com

Kain tenun ikat Sumba, baik dari kawasan Sumba Timur maupun Sumba Barat termasuk kekayaan budaya yang masih dilestarikan masyarakat hingga sekarang. Kain ini diwarnai menggunakan warna alami, mulai dari serat kayu, lumpur, hingga akar mengkudu.

Kain tenun ikat Sumba ini memiliki makna untuk memelihara hubungan baik antara manusia serta leluhur. Di samping itu, setiap coraknya juga memiliki makna masing-masing.

Cara Membuat Kain Tenun Ikat Sumba

Cara pembuatan kain tenun ikat Sumba tergolong lama, bahkan bisa memakan waktu hingga 3 tahun. Waktu menenun paling sedikit adalah 8 bulan. Lama waktu pengerjaan tersebut karena tahapannya yang termasuk panjang.

Oleh sebab itu, kain tenun ikat Sumba dipatok dengan harga cukup fantastis. Meskipun demikian, motifnya juga sangat indah dan memiliki makna tersendiri. Untuk lebih jelasnya, berikut cara pembuatan kain tenun ikat Sumba:

  1. Meramu tumbuhan maupun hewan terlebih dulu untuk dijadikan pewarna alami pada kain.

  2. Menyiapkan benang atau memintal kapas untuk dijadikan benang.

  3. Benang digulung (kubukulu) menggunakan suatu alat bernama piapangu.

  4. Melakukan pembidangan atau pameningu menggunakan kaba serta wanggi pameningu.

  5. Proses pengikatan menggunakan daun gewang untuk kemudian dijemur. Pada proses ini, juga dilakukan penentuan motif kainnya.

  6. Menyimpan di dalam keranjang tertutup agar warnanya matang. Tahap ini memakan waktu cukup lama. Selama tahap ini, kain tenun akan diposisikan tidur.

Demikian sederet informasi mengenai cara pembuatan kain tenun ikat Sumba yang perlu dipahami. [ENF]