Ciri-ciri Australopithecus Robustus, Fosil Manusia Purba di Afrika

Artikel yang membahas seputar sejarah hingga topik sosial lainnya.
·waktu baca 2 menit
Tulisan dari Sejarah dan Sosial tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Australopithecus robustus merupakan salah satu nama manusia purba yang ada di Afrika. Ciri-ciri Australopithecus robustus adalah memiliki tinggi yang mencapai 1,2 meter dengan berat sebesar 50 kg.
Menurut catatan sejarah, manusia purba tersebut hidup sekitar 750.000 tahun yang lalu, yakni sekitar zaman Pleistosen. Oleh karena itu, ada asumsi bahwa Australopithecus robustus termasuk manusia yang mengalami evolusi secara cepat.
Ciri-ciri Australopithecus Robustus
Manusia purba merupakan salah satu topik sejarah populer di dunia. Kepopuleran itu dapat terjadi karena sejumlah arkeolog menemukan fosil manusia purba, contohnya di Indonesia dan Afrika.
Salah satu jenis manusia purba yang terdapat di Afrika, yaitu Australopithecus Robustus. Mengutip dari buku Evolusi Organik, Waluyo (2019: 143), ciri-ciri Australopithecus robustus, yaitu:
Ukurannya lebih langsing daripada jenis Australopithecus africanus.
Tinggi badan mencapai 1,2 meter.
Berat badan sekitar 50 kg.
Manusia purba yang ada di Afrika tersebut diperkirakan hidup selama 750.000 tahun yang lalu. Pada masa itu, zaman yang berlangsung adalah zaman Pleistosen.
Mengutip dari buku yang sama, Waluyo (2019: 143), pada zaman Pleistosen, manusia mengalami evolusi yang sangat cepat dan sudah menggunakan perkakas, baik itu dari batu maupun kayu. Manusia purba masa itu bahkan sudah dapat menggunakan api.
Gaya Hidup Manusia Purba Australopithecus Robustus
Australopithecus robustus sebagai jenis manusia purba tentu memiliki gaya hidup berbeda dengan manusia masa kini. Walaupun sudah pandai berburu dan menggunakan api, gaya hidup manusia purba tersebut masih jauh berbeda dengan manusia sekarang.
Mengutip dari buku Just the Facts: Zaman Prasejarah, Adams (2007:49), Australopithecus robustus hidup di padang rumput. Manusia purba zaman Pleistosen tersebut masih memakan tumbuhan, tidak seperti manusia sekarang yang cenderung omnivor.
Informasi sejarah mengenai kecenderungan Australopithecus robustus untuk memakan tumbuhan juga terlihat dari rahang yang berotot. Selain itu, tubuh manusia purba tersebut juga kekar karena masih hidup di alam.
Demikian menjadi jelas bahwa ciri-ciri Australopithecus robustus adalah memiliki tinggi 1,2 m dan berat sekitar 50 kg. Menurut catatan sejarah, manusia purba tersebut diperkirakan mulai hidup pada masa Pleistosen. (AA)
